Sumsel

Tujuh Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Muratara Ditemukan Meninggal Dunia

Deny Wahyudi | 22 April 2026, 15:00 WIB
Tujuh Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Muratara Ditemukan Meninggal Dunia
Tujuh Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Muratara Ditemukan Meninggal Dunia

AKURAT.CO SUMSEL Setelah tujuh hari pencarian intensif, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Arsa (11), bocah yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di perairan Sungai wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.

Korban ditemukan pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 07.50 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Jasadnya terlihat mengapung di perairan Desa Lesung Batu Muda, Kecamatan Rawas Ulu, atau sekitar 12,5 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Kepala Kantor Basarnas Palembang, Raymond Konstantin, menjelaskan bahwa setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi. Jarak penemuan kurang lebih 12,5 kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam,” ujarnya.

Baca Juga: Perkuat Sinergi Penanganan Darurat, Kantor SAR Palembang Audiensi dengan Wali Kota

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur SAR, TNI, Polri, serta masyarakat setempat, resmi dihentikan.

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup,” kata Raymond.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pencarian selama sepekan terakhir, meskipun dihadapkan pada berbagai kendala di lapangan.

“Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu. Kerja sama ini sangat berarti dalam proses pencarian,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Raymond mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di perairan, terutama di sungai dengan arus deras.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati, khususnya saat beraktivitas di sungai yang memiliki arus kuat, guna mencegah kejadian serupa terulang,” tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia