Gunung Dempo Erupsi Lagi, Lontarkan Kolom Abu Setinggi 3500 Meter

AKURAT. CO SUMSEL - Gunung Dempo di Pagar Alam, Sumatera Selatan (Sumsel) kembali mengalami erupsi.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Mineral (ESDM) melaporkan, Gunung Dempo kembali meletus dengan tinggi kolom abu teramati mencapai 3.500 meter di atas puncak atau sekitar 6.673 meter di atas permukaan laut.
Adapun erupsi dilaporkan terjadi pada Rabu (15/4/2026) siang ini. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi, Lana Saria dalam keterangan mengatakan, Kolom abu teramati berwarna putih dengan intensitas sedang yang condong ke arah timur laut.
Baca Juga: Kasus HIV/AIDS di Sumsel Naik di Awal 2026, Palembang Jadi Penyumbang Terbanyak
Erupsi terekam di seismogram pukul 11.45 WIB dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi lebih kurang 13 menit 49 detik.
Meskipun terjadi letusan dengan kolom abu yang cukup tinggi, Badan Geologi menyatakan sejauh ini tidak ada laporan mengenai suara dentuman yang menyertai aktivitas vulkanik tersebut.
Masih Berstatus Waspada
Baca Juga: Banjir Bikin Harga Cumi di Palembang Anjlok, Pedagang Putar Otak Agar Dagangan Tetap Laku
Saat ini, tingkat aktivitas Gunung Dempo masih berada pada Status Level II (Waspada).
Badan Geologi terus juga memantau fluktuasi aktivitas gunung api tersebut guna memberikan informasi terkini kepada otoritas daerah dan masyarakat.
Masyarakat Diimbau Tetap Tenang Namun Waspada
Baca Juga: Kemarau 2026 Datang Lebih Cepat, Sumsel Terancam Lebih Kering dan Rentan Karhutla
Dengan adanya peningkatan aktivitas ini, pemerintah mengeluarkan rekomendasi agar masyarakat, pengunjung, maupun wisatawan tidak mendekati atau melakukan aktivitas bermalam atau camping di pusat aktivitas kawah Marapi - Gunung Dempo.
Larangan aktivitas tersebut ditetapkan dalam radius satu kilometer dari pusat kawah, serta perluasan hingga dua kilometer ke arah bukaan kawah di sektor utara.
Pembatasan ini dilakukan, karena kawah merupakan pusat letusan dan sumber gas vulkanik yang berbahaya.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Palembang Naik Rp100 Ribu Hari Ini
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, namun waspada terhadap potensi ancaman gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan kehidupan dan selalu mengikuti arahan dari pihak berwenang setempat.
Erupsi ke Dua Selama April 2026
Erupsi kali ini merupakan yang kedua kalinya terjadi di bulan April 2026.
Baca Juga: 5 Cara Menghindari Rasa Kesal agar Tetap Tenang dan Produktif
Sebelumnya, Gunung Dempo juga dilaporkan mengalami Erupsi pada Selasa (7/4/2026) pekan lalu.
Erupsi terjadi sekitar pukul 01.36 WIB dan menyemburkan kolom abu setinggi kurang lebih 2.500 meter di atas puncak.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal terpantau condong ke arah timur, bahkan menyebabkan hujan abu tipis hingga radius hampir 5 kilometer.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









