Sumsel

Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Kampus UMP, Khutbah Idulfitri Soroti Bahaya Euforia dan Etika Digital

Kurnia | 20 Maret 2026, 14:55 WIB
Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Kampus UMP, Khutbah Idulfitri Soroti Bahaya Euforia dan Etika Digital
Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Kampus UMP, Khutbah Idulfitri Soroti Bahaya Euforia dan Etika Digital

AKURAT.CO SUMSEL Suasana khidmat menyelimuti halaman Gedung KH Faqih Usman, Kampus A Universitas Muhammadiyah Palembang, Jumat (20/3/2026), saat ratusan jemaah Muhammadiyah memadati lokasi untuk melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah.

Sejak pukul 06.30 WIB, jemaah mulai berdatangan dan membentuk saf yang rapi di kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani, 13 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang. Lantunan takbir yang menggema menambah kekhusyukan suasana pagi hari raya.

Salat Idulfitri dipimpin oleh dr. Antoni, M.H.I., sementara khutbah disampaikan oleh Arif Jamali Muis, M.Pd., yang juga menjabat sebagai Staf Khusus Mendikdasmen RI.

Dalam khutbahnya, Arif mengajak umat Islam untuk tidak terjebak dalam euforia berlebihan saat merayakan Idulfitri. Ia menegaskan bahwa hari kemenangan seharusnya menjadi titik awal untuk menjaga konsistensi nilai-nilai ketakwaan yang telah dibangun selama Ramadan.

“Idulfitri bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk melanjutkan kualitas ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas, kejujuran dalam bekerja, serta kepedulian sosial sebagai wujud nyata dari ketakwaan.

Baca Juga: 5 Ide Minuman Segar untuk Lebaran, Cocok Disajikan Saat Kumpul Keluarga

Tak hanya itu, Arif turut menyoroti tantangan kehidupan di era digital. Ia mengingatkan masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial dan menghindari perilaku negatif seperti ujaran kebencian, fitnah, hingga perundungan yang dapat merusak persatuan.

“Ruang digital harus menjadi sarana mempererat persaudaraan, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Pesan lain yang disampaikan adalah pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama demi terciptanya kehidupan yang damai dan harmonis di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

Pelaksanaan Salat Idulfitri berlangsung tertib dan lancar. Usai salat dan khutbah, jemaah membubarkan diri dengan penuh ketenangan, membawa semangat baru untuk merayakan hari kemenangan dengan nilai-nilai kebersamaan dan kedamaian.

Momentum Idulfitri tahun ini pun menjadi pengingat bahwa kemenangan sejati bukan hanya dirayakan, tetapi juga dijaga dalam sikap dan perilaku sehari-hari. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia