Sumsel

Polda Sumsel Siaga Penuh, Skema Khusus Disiapkan untuk Kawal Mudik Lebaran 2026

Kurnia | 28 Februari 2026, 22:00 WIB
Polda Sumsel Siaga Penuh, Skema Khusus Disiapkan untuk Kawal Mudik Lebaran 2026
Polda Sumsel Siaga Penuh, Skema Khusus Disiapkan untuk Kawal Mudik Lebaran 2026

AKURAT.CO SUMSEL Menyambut arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H/2026 M, Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menegaskan kesiapan total dalam mengawal mobilitas masyarakat.

Pengamanan tahun ini diproyeksikan lebih komprehensif dengan pendekatan terpadu lintas sektor, mengingat tingginya potensi pergerakan pemudik di wilayah Sumatera Selatan.

Kapolda Sumsel, Sandi Nugroho, menekankan bahwa pengamanan mudik bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari agenda strategis nasional yang menuntut koordinasi detail dari pusat hingga daerah.

Rapat koordinasi berjenjang telah dijadwalkan, mulai dari Mabes Polri hingga tingkat provinsi, guna memastikan seluruh pola pengamanan selaras dan responsif terhadap dinamika di lapangan.

“Kesiapan personel, sarana prasarana, hingga skema rekayasa lalu lintas sudah kami maksimalkan. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).

Sebagai langkah awal, jajaran kepolisian akan melakukan inspeksi menyeluruh di jalur utama maupun jalur alternatif, termasuk ruas strategis Trans Sumatera yang selama ini menjadi tulang punggung arus mudik.

"Pemetaan dilakukan untuk mendeteksi titik rawan kecelakaan, potensi hambatan, hingga memastikan infrastruktur laik digunakan sebelum puncak arus terjadi," ucapnya.

Baca Juga: Cuaca Panas di Palembang Tembus 34 Derajat, BMKG Prediksi Berlangsung hingga Tiga Hari

Tak hanya itu, kawasan pasar tumpah, objek wisata favorit, serta perlintasan sebidang kereta api juga masuk dalam daftar pengawasan khusus. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan lokasi-lokasi tersebut kerap memicu perlambatan arus kendaraan.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu'min Wijaya, menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya berfokus pada aspek preventif. Penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas berisiko tinggi tetap akan dilakukan secara tegas, namun dengan pendekatan humanis.

“Kami ingin masyarakat tertib karena kesadaran, bukan semata karena takut ditindak. Edukasi tetap kami kedepankan, tetapi pelanggaran yang membahayakan keselamatan tentu akan kami tindak,” jelasnya.

Untuk mendukung kenyamanan pemudik, pos pengamanan dan pos pelayanan akan didirikan di sejumlah titik strategis. Fasilitas tersebut dilengkapi layanan kesehatan, informasi perjalanan, hingga bantuan darurat.

Sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Kementerian Perhubungan, TNI, serta instansi terkait juga diperkuat sebagai bentuk kolaborasi menyeluruh.

Dengan kesiapan tersebut, Polda Sumsel optimistis arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Sumatera Selatan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia