Target Bebas Dengue 2030, Sumsel Uji Coba Vaksinasi pada 5.000 Siswa SD di Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mulai memperkuat benteng pertahanan melawan Demam Berdarah Dengue (DBD).
Bukan lagi sekadar imbauan musiman, Pemprov Sumsel kini menggandeng akademisi dan sektor kesehatan untuk meluncurkan program pemantauan vaksinasi dengue sebagai langkah konkret menuju target "Sumsel Bebas Dengue 2030".
Langkah proaktif ini diambil menyusul data mengkhawatirkan sepanjang tahun 2025, di mana tercatat 4.437 kasus DBD di Sumsel dengan angka kematian mencapai 22 jiwa.
Wilayah perkotaan dengan kepadatan tinggi seperti Palembang masih menjadi titik merah penyebaran virus yang dibawa nyamuk Aedes aegypti ini.
Meski secara statistik kasus terbanyak menyerang kelompok usia produktif (15-44 tahun), tingkat fatalitas atau kematian justru menghantui anak-anak.
Data Dinas Kesehatan Sumsel menunjukkan 42 persen angka kematian akibat DBD terjadi pada rentang usia 5 hingga 14 tahun.
Baca Juga: Jaga Kekhusyukan Puasa, Gubernur Sumsel Minta THM Tutup dan Warung Makan Gunakan Tirai
"Dengue bukan sekadar isu musiman. Kita butuh langkah proaktif berbasis data. Kolaborasi lintas sektor ini penting untuk melindungi generasi muda kita," tegas Gubernur Sumsel, Herman Deru, saat meninjau kesiapan program di Palembang, Rabu (18/2/2026).
Sebagai bagian dari strategi memutus rantai penularan, program pemantauan aktif ini melibatkan 7.500 anak usia 6-10 tahun yang tersebar di 60 sekolah dasar di Palembang.
Dalam pelaksanaannya, skema dibagi menjadi dua kelompok besar, yakni 5.000 anak yang mendapatkan suntikan vaksin dengue dan 2.500 anak lainnya bertindak sebagai kelompok pembanding atau kontrol atas dasar persetujuan orang tua.
Ketua Pelaksana Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Sumsel, Ariesti Karmila, menyoroti tantangan terbesar dalam penanganan DBD adalah persepsi masyarakat. Banyak warga yang masih menganggap remeh gejala dengue hingga terlambat mendapatkan penanganan medis.
"Vaksinasi adalah pelengkap, bukan pengganti upaya pencegahan yang sudah ada. Palembang kini sejajar dengan Jakarta dan Banjarmasin dalam pilot project pengentasan dengue nasional," ungkap Ariesti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









