Sumsel

Penerbangan Internasional di Bandara SMB II Palembang Bertambah, Malindo Air Siap Terbang

Maman Suparman | 10 September 2025, 18:15 WIB
Penerbangan Internasional di Bandara SMB II Palembang Bertambah, Malindo Air Siap Terbang

AKURAT.CO SUMSEL Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang semakin memperkuat posisinya sebagai pintu gerbang internasional Sumatera Selatan.

Mulai 13 September 2025, maskapai Malindo Air resmi membuka rute penerbangan langsung Palembang–Malaysia.

General Manager Bandara SMB II Palembang, R. Iwan Winaya Mahdar, mengatakan penerbangan perdana Malindo Air akan dilaksanakan akhir pekan nanti. Menurutnya, ini menjadi langkah penting untuk memperluas konektivitas udara Palembang dengan negara tetangga.

"Iya nanti tanggal 13 September akan ada penambahan maskapai Malindo yang terbang dari Palembang ke Malaysia dan sebaliknya," ujar Iwan, Rabu (10/9/2025).

Sebelumnya, hanya AirAsia yang melayani rute internasional Palembang–Malaysia. Tingkat keterisian kursi (load factor) maskapai tersebut bahkan stabil di angka 90%, baik hari kerja maupun akhir pekan.

Baca Juga: Diduga Jadi Korban Asusila Oleh Ayah Kandung, Ibu Bocah 4 Tahun Lapor ke Polrestabes Palembang

“Okupansi penerbangan internasional masih cukup tinggi hingga saat ini. Baik weekdays maupun weekend tetap stabil,” jelas Iwan.

Menurutnya, tingginya okupansi itu menandakan permintaan perjalanan luar negeri masyarakat cukup besar, bahkan ketika pilihan maskapai masih terbatas.

Iwan menambahkan, penumpang yang menggunakan Bandara SMB II Palembang tidak selalu berasal dari Sumatera Selatan. Ada kemungkinan mereka datang dari provinsi sekitar seperti Jambi, Bengkulu, atau Bangka Belitung.

“Kalau data detail asal penumpang ada di pihak imigrasi, karena mereka yang melakukan verifikasi paspor,” kata Iwan.

Kehadiran Malindo Air diharapkan bisa meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus memperluas potensi pariwisata dan bisnis di Sumsel.

Dengan adanya dua maskapai yang melayani rute Palembang–Malaysia, persaingan diprediksi akan memberi lebih banyak pilihan jadwal dan harga tiket bagi penumpang.

“Mudah-mudahan setelah bertambah maskapai, okupansi tetap tinggi dan bisa membawa dampak positif untuk ekonomi daerah,” tutup Iwan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia