Jadi Pasangan yang Pertama Deklarasi di Pilwako Palembang, YPM-Baharuddin Siap Bawa Investasi dan Perubahan

AKURAT.CO SUMSEL Bakal Calon Wali Kota Palembang, Yudha Pratomo Mahyuddinn - Baharuddin menjadi pasangan pertama yang mendeklarasikan diri maju dalam Pilkada Palembang.
Deklarasi ini dilakukan di bawah proyek Jembatan Ampera Palembang. Sabtu (27/7/2024).
Bacalon Wali Kota Palembang, Yudha Prtaomo Mahyuddin menjelaskan alasannya kenapa memilih deklarasi dibawah proyek Jembatan Ampera. Dikarenakan tempat sebagai contoh kondisi kota Palembang saat ini.
"Kita semua lihat disini ada kemacetan, fasilitas umum yang tidak berfungsi secara baik dan keamanan juga disini salah satau temat perekonomian masyarkat Kota Palembang," ungkapnya saat deklarasi YPM-Baharduddin.
Ia bersama dengan Bahruddin yakin dapat meningkatkan kesajahteraan dan perekonomian masyarakat Kota Palembang. Terlebih lagi dengan banyaknya jaringan-jaringan yang dimiliki mulai dari dalam negeri maupun luar negeri dapat menarik para investor ke Kota Pempek ini.
Baca Juga: Polda Sumsel Mutasi 9 Pejabat Utama, Siapa Saja yang Dimutasi? Ini Daftarnya
"Cari pemimpin itu yang memiliki networking yang luas agar mereka dapat membawa investor ke Kota Palembang dan memajukan perekonomian serta mensejahterakan rakyatnya," jelasnya.
Lanjutnya, terlebih lagi dengan kompleksitas permasalahan di Kota Palembang ini dirinya bersama Baharuddin yang notabane nya belum sama sekali terlibat di birokrasi tapi mempunyai pengalaman yang banyak dapat menyelesaikan permasalahan yang ada.
"Yang bisa memperbaiki ini harus orang yang fresh seperti kami dan kami tidak pernah terlibat birokrasi dan masih seperti kertas putih," ungkapnya.
Sementara itu, Bakal Calon Wakil Walikota Palembang, Baharuddin mengungkapkan komitmen mereka dalam pembangunan kota Palembang. Dengan program-program yang ada untuk mensejahtaterkan masyarakat.
"Komitmen ini kita pegang, walaupun tidak mudah kami yakin dengan adanya para kader dan relawan bisa menang dalam Pilwako nanti," katanya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









