Sumsel

Pemkot Palembang dan BSB Perkuat Sinergi, Fokus pada UMKM dan Sentra Ekonomi

Maman Suparman | 25 Maret 2025, 22:00 WIB
Pemkot Palembang dan BSB Perkuat Sinergi, Fokus pada UMKM dan Sentra Ekonomi

AKURAT.CO SUMSEL Wali Kota Palembang, Ratu Dewa menerima audiensi dari jajaran Bank Sumsel Babel (BSB) guna memperkuat sinergi dalam mendukung program pemerintah daerah.

Fokus utama pertemuan ini adalah optimalisasi penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) agar lebih tepat sasaran serta pembinaan terhadap UMKM di Kota Palembang.

Ratu Dewa menyoroti pentingnya pemeliharaan sentra ekonomi yang telah dibangun, agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat. Ia mencontohkan kondisi Sentra Kerajinan Tuan Kentang dan sentra pempek yang kini membutuhkan perhatian lebih dalam hal kebersihan dan penataan.

"Setelah dibangun, jangan sampai dibiarkan begitu saja. Kita harus memastikan kebersihannya agar tetap menarik bagi wisatawan dan berdampak positif bagi ekonomi masyarakat. Kami berharap BSB turut berperan dalam pemeliharaan ini," ujar Ratu Dewa, Selasa (25/3/2025).

Baca Juga: Target Peremajaan Sawit Rakyat di Sumsel Turun di 2025, Ini Alasannya

Selain itu, ia juga menyinggung kawasan Tanggo Rajo yang kondisinya dinilai kurang tertata dengan baik. Menurutnya, kolaborasi dengan BSB dapat membantu memperbaiki estetika wilayah tersebut, terutama untuk meningkatkan daya tarik bagi wisatawan.

"Saat menerima tamu dari luar kota, tentu kita ingin menampilkan Palembang yang tertata rapi dan bersih. Hal ini memerlukan perhatian dan kerja sama semua pihak," tambahnya.

Direktur Utama BSB, Achmad Syamsudin, menyatakan kesiapan pihaknya untuk bersinergi dengan Pemkot Palembang dalam pengembangan UMKM dan sentra ekonomi.

Ia menegaskan bahwa BSB memiliki sejumlah program yang sejalan dengan kebijakan pemerintah, seperti pengentasan kemiskinan ekstrem dan pengendalian inflasi.

"Kami saat ini mengalihkan fokus ke pembinaan UMKM, seiring dengan turunnya angka inflasi. Kami juga telah menyiapkan skema pembiayaan dengan pagu Rp1,4 triliun melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM di Palembang," ungkap Achmad.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia