Kronologi Ibu Asal Lubuk Linggau Datangi KDM, Minta Anaknya Dibina di Barak karena Kecanduan Narkoba

AKURAT. CO SUMSEL - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali mengunggah videonya bersama warga.
Kali ini, warga tersebut bukanlah warga Jawa Barat, melainkan pasangan ibu dan anak yang jauh-jauh datang dari Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.
Mereka adalah Dian, seorang pegawai di kantin rumah sakit dan Rehan, anaknya yang sudah berusia 19 tahun.
Baca Juga: Tips Mengemudi Mobil di Jalan Menanjak Aman, Nyaman, dan Tidak Panik
Video diawali dengan KDM yang menyambut kedua tamu jauhnya itu.
Mereka lalu mulai berbincang langsung pada inti masalah.
Dian ingin Rehan dimasukkan ke barak dan dibina agar menjadi anak yang berakhlak.
Baca Juga: Musim Kemarau 2025 Mundur, BMKG: Baru 19 Persen Wilayah Masuk Kemarau di Awal Juni
Ia mengaku putus asa dan tak mampu lagi mendidik Rehan yang sudah kecanduan narkoba berjenis sabu-sabu sejak duduk di bangku SMP.
Bahkan mereka nyaris kehilangan rumah akibat kelakuan Rehan tersebut.
Baca Juga: Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Green Tea dan Matcha yang Wajib Kamu Tahu
Dua Kali Jalani Rehabilitasi
Dalam video tersebut, Dian menceritakan jika Rehan sudah pernah menjalani rehabilitasi di BNN Sumsel selama dua kali.
Namun ia masih saja terjerumus untuk kembali ke lingkaran setan yang membuat ibunya putus asa dsn berpikir untuk mengakhiri hidup.
Baca Juga: 5 Inspirasi Outfit Stylish dan Nyaman untuk Nonton di Bioskop, Biar Tetap Kece di Tengah Gelap!
Konseler Juga Pemakai
Mirisnya, konseler Rehan di pusat rehabilitas juga seorang pemakai narkoba.
Ia bahkan mengajak Rehan untuk kembali menggunakan obat-obatan terlarang itu lagi.
Baca Juga: 5 Lagu yang Menghangatkan Hati Saat Galau di Akhir Pekan, Temani Hujan dan Rindu yang Tertahan
Menemukan Secercah Harapan
Dian mengaku merasa menemukan secercah harapan setiap kali melihat video KDM soal pembinaan karakter bagi anak bermasalah di barak militer sejak Oktober tahun lalu.
Berangkat dari harapan itu, Dian bersama anaknya nekat menemui KDM hingga ke Jawa Barat.
Bantuan Keuangan
Selain meminta anaknya dimasukkan ke barak, Dian juga meminta bantuan keuangan untuk kondisi hidupnya yang sedang susah saat ini.
Namun, KDM tak banyak merespon permintaan ini dan lebih fokus kepada permasalahan Rehan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









