Sumsel
HL Sumsel

Aksi Gemilang Maarten Paes Viral di Belanda, Ajax Selamat Berkat 2 Penaltinya

Kurnia | 25 Mei 2026, 14:00 WIB
Aksi Gemilang Maarten Paes Viral di Belanda, Ajax Selamat Berkat 2 Penaltinya

AKURAT.CO SUMSEL Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes tampil gemilang dan menjadi pahlawan kemenangan Ajax Amsterdam saat menundukkan FC Utrecht pada final play-off kompetisi Eropa, Minggu (24/5/2026).

Laga yang berlangsung dramatis di Stadion Kras, Volendam, berakhir imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu. Ajax akhirnya memastikan kemenangan lewat adu penalti dengan skor 4-3.

Penampilan luar biasa Maarten Paes di bawah mistar menjadi penentu kemenangan klub asal Amsterdam tersebut.

Kiper berusia 28 tahun itu sukses menggagalkan dua tendangan penalti lawan dan membawa Ajax lolos ke Liga Konferensi Eropa musim depan.

Media Belanda memberikan pujian besar kepada Maarten Paes usai pertandingan. Aksi penyelamatan penaltinya dinilai menjadi momen paling menentukan bagi Ajax.

Paes berhasil menggagalkan eksekusi dua pemain Utrecht, yakni Sébastien Haller dan Souffian El Karouani dalam babak adu penalti.

Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Libur Idul Adha 2026, Ini Rincian Tanggal Merahnya

Dua penyelamatan tersebut langsung memastikan Ajax mengamankan tiket ke kompetisi Eropa musim depan setelah melalui musim yang cukup berat.

Usai laga, Maarten Paes mengungkap rahasia di balik keberhasilannya membaca arah tendangan penalti Sebastien Haller.

Menurut Paes, ia sudah memahami kebiasaan mantan striker Borussia Dortmund itu saat mengambil penalti.

“Saya tahu dia sering melakukan gerakan tipuan. Jadi saya mencoba membuat gerakan kecil agar dia melihat ke bawah sebelum menendang,” ujar Paes.

Kiper Timnas Indonesia itu juga mengaku masih mengingat beberapa kegagalan penalti Haller di pertandingan sebelumnya, termasuk saat masih bermain bersama Utrecht.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Paes untuk membaca arah bola dengan tepat.

Tak hanya Haller, Paes ternyata juga sudah mempelajari karakter tendangan Souffian El Karouani sebelum adu penalti dimulai.

Ia mengatakan tim pelatih sudah menganalisis kecenderungan El Karouani saat mengambil bola mati.

Hasilnya, Paes kembali berhasil menebak arah sepakan lawan dan melakukan penyelamatan penting untuk Ajax.

Bagi Maarten Paes, keberhasilan di laga ini bukan kali pertama dirinya tampil heroik dalam situasi adu penalti.

Sebelumnya, ia juga pernah menjadi penyelamat Timnas Indonesia saat menggagalkan penalti Arab Saudi pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Ketenangan itulah yang kembali terlihat ketika menghadapi tekanan besar di final play-off Eropa.

Paes mengaku sebenarnya berharap Ajax bisa mengakhiri pertandingan tanpa adu penalti. Namun setelah laga berjalan hingga titik putih, ia memastikan dirinya siap menghadapi situasi tersebut.

“Kami mengubahnya menjadi sebuah perayaan. Dukungan suporter luar biasa meski musim ini cukup sulit,” kata Paes.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia