Juru Kunci Klasemen, Sriwijaya FC Soroti Lini Belakang dan Daya Gedor Jelang Bursa Transfer

Dari 12 pertandingan yang telah dijalani, Sriwijaya FC belum sekalipun mencicipi kemenangan, dengan catatan 10 kali kekalahan dan 2 kali hasil imbang.
Asisten Direktur Public Relation & Media Officer Sriwijaya FC, Muhammad Moeslim, mengakui bahwa performa tim membutuhkan evaluasi serius, terutama setelah kekalahan telak terbaru.
"Pasca kembali dibantai Persiraja 5-0. Pastinya kita akan evaluasi kinerja karena kita kalah terus," ungkap Muhammad Moeslim, yang akrab disapa Molem.
Baca Juga: Nilmaizar Soroti Lini Depan Sumsel United, Hanya Cetak 16 Gol dari 12 Laga
Data statistik menunjukkan bahwa masalah terbesar Sriwijaya FC terletak pada rapuhnya lini pertahanan. Gawang SFC telah kebobolan 33 kali, sementara mereka hanya mampu menyarangkan 10 gol ke gawang lawan.
Kekalahan teranyar diderita pada laga ke-12 saat dibantai Persiraja Banda Aceh dengan skor telak 5-0 di Stadion H Dirmuthala pada Senin (24/11/2025) malam. Hasil ini semakin memperjelas bahwa posisi lini belakang membutuhkan perombakan serius.
Molem menambahkan bahwa manajemen akan fokus pada pemain yang dinilai memiliki kontribusi dan bermain dengan hati. Selain itu, bursa transfer akan dimanfaatkan untuk memperkuat area krusial.
"Untuk yang lainnya, kita sadari kita akan mencari pemain yang memiliki daya gedor tinggi di posisi seperti striker dan lini belakang. Tapi untuk seperti apanya, yang pasti sesuai permintaan pelatih," pungkas Molem.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








