5 Fakta Kecelakaan Maut Diogo Jota, Spesifikasi Supercar Lamborgini hingga Jalur Neraka Lalu Lintas Spanyol

AKURAT. CO SUMSEL - Dunia olahraga sepak bola sedang berduka atas meninggalnya Diogo Jota secara tiba-tiba.
Striker Liverpool dan timnas Portugal itu dilaporkan meninggal setelah mengalami kecelakaan mobil akibat pecah ban.
Berdasarkan laporan otoritas Spanyol dan juga saksi mata, kecelakaan terjadi di jalan tol kilometer A-52 dekat kota Zambora, Spanyol pada Kamis (3/7/2025) dini hari.
Baca Juga: Tiga Ide Khutbah Jumat yang Relevan di Tengah Tantangan Umat Islam Masa Kini
Kronologi Kecelakaan
Saat itu, Jota mengendarai mobil Lamborgini Huracan ditemani sang adik, Andre Silva.
Insiden terjadi saat Jota melakukan manuver untuk mendahului dengan kecepatan tinggi.
Baca Juga: Jadwal Puasa Asyura 1447 H Versi Pemerintah, NU dan Muhammadiyah
Namun ternyata mobil mengalami pecah ban, laju mobil pun tak terkendali hingga keluar jalur dan terguling beberapa kali sebelum akhirnya terbakar.
Kondisi mobil yang terbakar habis membuatnya sulit diidentifikasi.
Bahkan api juga ikut melalap pepohonan yang ditanam di antara dua jalur tersebut.
Baca Juga: Info Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 5 Juli 2025, Cek Wilayah Terdampaknya
Petugas baru bisa mengenali jenis mobil dari pelat nomor dan peleknya yang masih berbentuk.
Supercar yang Didesain dengan Kecepatan Tinggi
Diduga, Jota mengendarai Lamborghini Huracan seri EVO.
Baca Juga: Jadwal Bioskop Palembang Sabtu 5 Juli 2025, Harinya Jurassic World Rebirth
Hal ini diperkuat dengan temuan serpihan bodi mobil yang terlempar cukup jauh dari lokasi terbakar.
Kendaraan tersebut memang didesain untuk penggila mobil super dengan kecepatan tinggi.
Huracan EVO diklaim memiliki kemampuan 640 tenaga kuda yang ditopang entakan mesin V-10 kapasitas 5,2 liter.
Baca Juga: Hujan Ringan Diperkirakan Melanda Seluruh Sumsel Hari Ini Jumat 4 Juli 2025
Kombinasi ini memungkinkan mobil mampu mencapai akselerasi 0-100 kilometer per jam hanya dalam 3,2 detik saja.
Adapun kecepatan maksimal seri pabrikan Italia ini bisa menyentuh 325 km/jam.
Sebagai gambaran, jika stabil dalam limit tersebut, jarak tempuh Jakarta-Bandung bisa ditempuh hanya dengan kurang dari setengah jam.
Baca Juga: Kekerasan Anak di Sumsel Capai 381 Kasus pada 2024, Dominasi Korban Perempuan
Varian dan Harga Lamborgini Huracan Diogo Jota
Huracan tersedia dalam empat seri, yakni Sterrato, Tecnica, STO dan EVO Spyder.
Di Spanyol, harga terbarunya hampir 340.000 euro atau sekitar 6,5 miliar rupiah.
Baca Juga: Kelurahan Karya Jaya Jadi Kawasan Terkumuh di Palembang, Pemkot Targetkan Zero Kumuh
Spesifikasi Lamborgini Huracan Milik Diogo Jota
Dimensi mobil memiliki panjang 4,5 meter, lebar hampir dua meter dengan tinggi hanya 1,2 meter.
Mobil dengan dua kursi penumpang (two-seater) ini dibekali transmisi 7 kecepatan dengan hanya memiliki sistem penggerak roda belakang (rear-wheel drive).
Baca Juga: Hampir Rampung, Proses Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Palembang Capai 5.885 Orang
Diduga fitur RWD turut berperan memicu kecelakaan tragis Diogo Jota.
Pasalnya, sistem traksi itu membuat kendaraan sulit dikendalikan jika terjadi musibah pecah ban saat mobil melaju dalam kecepatan sangat tinggi seperti yang dialami Jota.
Lokasi Kecelakaan Disebut Jalur Nerakanya Spanyol
Baca Juga: Kasus DBD di Palembang Capai 461 Sejak Januari, Dinkes Gencarkan 3M dan Layanan Fogging Gratis
Selain faktor kendaraan, medan jalan tol juga disebut berpengaruh terhadap tingginya angka kecelakaan di area tersebut.
Daily Mail menyebut bahwa A-52 termasuk jalur nerakanya Spanyol.
Jalur ini menjadi salah satu lintasan terburuk untuk dilalui pengendara di Spanyol.
Selain itu, jalur ini juga dikenal sulit karena medannya berbukit-bukit yang sering dilanda kabut tebal dan pencahayaan terbatas. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









