Sriwijaya FC Tantang PSPS Pekanbaru: Laga Hidup Mati Demi Keluar dari Zona Bawah Liga 2

AKURAT.CO SUMSEL Sriwijaya FC (SFC) bersiap menghadapi laga krusial melawan PSPS Pekanbaru dalam lanjutan Liga 2 musim 2024/2025, Sabtu (26/10/2024).
Pertandingan tandang ini menjadi penentu posisi Laskar Wong Kito di klasemen putaran pertama, di mana mereka saat ini terperosok di peringkat kedelapan dari sembilan tim di Grup 1.
Di sepanjang putaran awal, Sriwijaya FC hanya mencatat satu kemenangan, dengan hasil lainnya berupa kekalahan dan hasil imbang.
Klub asuhan Hendri Susilo baru mengumpulkan enam poin, sehingga pertandingan melawan PSPS Pekanbaru—yang berada di papan atas—menjadi kesempatan penting untuk bangkit.
"Kami berharap bisa bermain sesuai dengan rencana, menunjukkan performa terbaik dan kembali ke jalur yang benar," kata Hendri, Kamis (24/10/2024).
Kondisi mental tim kebanggaan masyarakat Sumatra Selatan sempat terpuruk setelah kekalahan 2-1 dari Bekasi City, Minggu (20/10/2024).
Baca Juga: Hadapi Bekasi City dan PSPS Pekanbaru, Sriwijaya FC Bidik Poin di Laga Tandang
Di laga tersebut, Sriwijaya FC gagal mempertahankan skor imbang dan harus pulang tanpa poin karena kesalahan pertahanan dan kerapuhan pemain.
"Kami tetap menjaga kondisi psikologis pemain untuk laga selanjutnya," ujar Hendri.
Dengan posisi yang masih bertahan di dasar klasemen, Manda Cingi dan kawan-kawan harus berjuang keras demi mengamankan poin di laga melawan PSPS Pekanbaru.
Tak hanya demi memperbaiki posisi klasemen, namun juga untuk menjaga harapan kembali ke Liga 1 yang menjadi target utama klub.
Evaluasi mendalam tak hanya diperlukan dari sisi pemain dan pelatih, tetapi juga dari manajemen klub untuk memastikan Sriwijaya FC tidak semakin terbenam di Liga 2.
Pertandingan penutup putaran pertama ini akan menjadi momen penting bagi Laskar Wong Kito untuk bangkit dan menatap putaran kedua dengan optimisme.
"Kami akan menunjukkan permainan terbaik saat melawan PSPS Pekanbaru," tegas Hendri. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









