Sumsel

Tren Pekerjaan 2025: Gen Z Fokus pada Keseimbangan dan Pengembangan Diri

Deni Hermawan | 1 Januari 2025, 21:00 WIB
Tren Pekerjaan 2025: Gen Z Fokus pada Keseimbangan dan Pengembangan Diri

AKURAT.CO SUMSEL Generasi Z di Indonesia memiliki kriteria khusus dalam mencari pekerjaan, seperti terungkap dalam laporan JakPat bertajuk Gen Z Characteristics and Behaviors.

Survei ini menyoroti bahwa gaji dan kompensasi adalah pertimbangan utama bagi Gen Z, dengan 69% responden menempatkannya di urutan pertama.

Selain itu, lingkungan kerja yang suportif menjadi prioritas bagi 60% responden, diikuti peluang karier jangka panjang (59%), keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi atau work-life balance (53%), serta kesempatan untuk berkembang (53%).

Aspek lain seperti lokasi kerja atau fleksibilitas (51%) dan tunjangan tambahan (47%) juga menjadi perhatian.

Dari segi pola kerja, generasi ini menunjukkan preferensi kuat terhadap sistem hybrid atau kombinasi kerja online dan offline, yang dipilih oleh 47% responden.

Sebanyak 30% lebih menyukai kerja jarak jauh (work from anywhere), sementara hanya 23% yang memilih bekerja penuh waktu di kantor (work from office).

Baca Juga: Ombudsman Sumsel Terima 697 Aduan Pelayanan Publik, Pertanahan dan Pendidikan Mendominasi

Survei JakPat ini melibatkan 618 responden Gen Z yang sudah bekerja atau sedang mencari pekerjaan.

Gen Z dalam survei ini didefinisikan sebagai mereka yang lahir antara 1997 dan 2012. Responden terdiri atas 50% laki-laki dan 50% perempuan, dengan mayoritas berada di luar Jabodetabek (44%), diikuti Jabodetabek (28%), dan luar Pulau Jawa (28%).

Penelitian dilakukan secara online melalui aplikasi JakPat pada 6-9 Desember 2024, dengan margin kesalahan di bawah 5%.

Hasil survei ini menunjukkan bagaimana kebutuhan dan harapan generasi muda terhadap dunia kerja terus berkembang, khususnya dalam hal keseimbangan hidup, fleksibilitas, dan pengembangan diri. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto