Musim Panen Kopi Dinilai Jadi Faktor Rendahnya Partisipasi PSU di Empat Lawang

AKURAT.CO SUMSEL Tingkat partisipasi pemilih dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Kabupaten Empat Lawang tercatat hanya mencapai 52,33 persen, jauh dari target 80 persen yang dicanangkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.
Dari total 257.020 daftar pemilih tetap (DPT), hanya sekitar 134.947 pemilih yang menggunakan hak suaranya.
Ketua KPU Empat Lawang, Eskan Budiman, menyebutkan, musim panen kopi menjadi salah satu penyebab utama rendahnya angka kehadiran di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Banyak warga yang lebih memilih berada di kebun karena harga jual kopi saat ini tergolong tinggi.
"Faktor musim kopi bertepatan dengan hari pemungutan suara, sehingga sebagian besar masyarakat lebih fokus ke kebun ketimbang datang ke TPS," ujar Eskan, Senin (28/4/2025).
Baca Juga: Daftar Harga Emas di Palembang 28 April 2025, Turun Tipis Imbas Ketegangan AS China Mereda
Eskan tidak menampik bahwa partisipasi kali ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan Pilkada Serentak 2024 lalu yang berhasil mencapai 72 persen. Padahal, berbagai upaya sosialisasi telah dilakukan, baik oleh penyelenggara pemilu maupun pasangan calon.
Selain itu, Eskan mengungkapkan bahwa tantangan lain dalam pelaksanaan PSU kali ini adalah upaya menggiring opini negatif terhadap KPU Empat Lawang. Hal tersebut sempat mempengaruhi kepercayaan publik menjelang hari pencoblosan.
"Tantangan terberat dalam PSU ini adalah membangun kembali kepercayaan masyarakat di tengah maraknya opini miring terkait netralitas penyelenggara," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









