Sumsel

Magang Nasional 2026 Dibuka Tahun Ini, Kuota Berpotensi Naik hingga 150 Ribu Peserta

Kurnia | 13 April 2026, 13:00 WIB
Magang Nasional 2026 Dibuka Tahun Ini, Kuota Berpotensi Naik hingga 150 Ribu Peserta
Ilustrasi magang

AKURAT.CO SUMSEL Program Magang Nasional yang digagas Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia kembali menjadi sorotan.

Selain dinilai efektif membantu pencari kerja masuk ke dunia industri, program ini juga berpeluang diperluas pada 2026 dengan kuota peserta yang lebih besar.

Pemerintah saat ini tengah menyiapkan pelaksanaan program Magang Hub 2026 yang direncanakan mulai dibuka pada pertengahan tahun. Pada tahap awal, kuota peserta dipatok sekitar 100 ribu orang.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, sebelumnya menyampaikan bahwa program ini akan kembali digelar dengan skala nasional yang lebih luas.

Hal tersebut disampaikan saat meninjau pelaksanaan program bersama Teddy Indra Wijaya di kawasan Paragon, Jakarta.

Kuota Berpotensi Bertambah

Seiring tingginya minat masyarakat, Kemnaker mengusulkan penambahan kuota menjadi 150 ribu peserta. Usulan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI.

Baca Juga: WFH ASN Sumsel Tekan Kemacetan, Ribuan Kendaraan Dinas Tak Beroperasi

Menurut Yassierli, tingginya animo peserta serta kebutuhan tenaga kerja dari industri menjadi faktor utama di balik rencana penambahan tersebut. Meski demikian, angka tersebut masih menunggu persetujuan pemerintah.

Realisasi kuota akhir akan bergantung pada ketersediaan anggaran serta dukungan lintas kementerian, termasuk persetujuan Presiden Prabowo Subianto.

Peluang Kerja Semakin Terbuka

Program magang ini dinilai bukan sekadar pelatihan, tetapi juga menjadi pintu masuk ke dunia kerja. Pada pelaksanaan sebelumnya, lebih dari 100 ribu peserta berhasil mengikuti program ini.

Menariknya, tidak sedikit peserta yang langsung direkrut menjadi karyawan tetap sebelum masa magang berakhir. Hal ini menunjukkan bahwa program tersebut mampu menjembatani kebutuhan industri dengan tenaga kerja siap pakai.

Selain penempatan dalam negeri, pemerintah juga terus memperluas kerja sama magang ke luar negeri. Saat ini, Jepang masih menjadi tujuan utama, namun sejumlah negara seperti Jerman, Turki, dan Taiwan mulai membuka peluang serupa.

Persaingan Ketat, Persiapan Jadi Kunci

Meski peluang semakin besar, persaingan tetap ketat. Calon peserta diminta untuk mempersiapkan diri sejak dini, baik dari sisi kemampuan teknis maupun non-teknis.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain meningkatkan keterampilan, memperkuat CV dan portofolio, serta melatih kemampuan wawancara.

Kemampuan bahasa asing juga menjadi nilai tambah, terutama bagi yang ingin mengikuti program magang luar negeri.

Program Magang Nasional 2026 dipandang sebagai salah satu peluang strategis bagi generasi muda untuk mempercepat akses ke dunia kerja.

Dengan rencana perluasan kuota, kesempatan terbuka lebih lebar, namun kesiapan tetap menjadi faktor penentu utama.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia