Sumsel

Tragis, Remaja Perempuan di Seberang Ulu II Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi

Kurnia | 12 Februari 2026, 18:30 WIB
Tragis, Remaja Perempuan di Seberang Ulu II Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi
 
AKURAT.CO SUMSEL Warga Jalan Jaya 7, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) II, Palembang mendadak gempar. Seorang remaja perempuan berinisial DH (17) ditemukan meninggal dunia dengan cara yang tragis di dalam kamar mandi rumahnya, Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 13.00 WIB.

Korban pertama kali ditemukan oleh adik kandungnya, Hani Ayu Anggraeni, yang saat itu hendak menggunakan kamar mandi. Kecurigaan muncul lantaran pintu kamar mandi terkunci rapat dari dalam tanpa ada sahutan sedikit pun.

"Saya panggil-panggil tidak ada jawaban. Karena curiga, saya coba mengintip melalui sela-sela dinding kamar mandi. Ternyata kakak saya sudah dalam posisi tergantung," ungkap Hani dengan nada bergetar saat memberikan keterangan.

Panik melihat kondisi kakaknya, Hani segera memanggil anggota keluarga lain untuk mendobrak pintu dan berusaha menurunkan DH, sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada orang tua dan pengurus RT setempat.

Ayah korban, Rudi Hartono (49), mengaku sangat terpukul dan tidak menyangka anak keempatnya tersebut mengambil keputusan nekat. Menurutnya, sejauh ini tidak ada konflik besar yang terjadi di dalam keluarga.

Baca Juga: Bulan Ramadan, Pemkot Palembang Larang Total Petasan dan Kembang Api

Namun, Rudi mengungkapkan bahwa DH memang memiliki riwayat kesehatan mental yang kurang stabil dan sering mengalami kondisi medis tertentu yang oleh keluarga dianggap sebagai "kesurupan".

"Dulu sering diobati karena sering kesurupan. Akhir-akhir ini, menurut keterangan adiknya, DH sering mencari benda tajam seperti pisau dan sempat menunjukkan perilaku yang mengkhawatirkan," ujar Rudi di lokasi kejadian.

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan dari Polsek SU II bersama unit Inafis dan Satreskrim Polrestabes Palembang segera meluncur ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk tali sepatu yang diduga digunakan korban.

Kapolsek SU II, Kompol Dedy Ardiansyah, melalui Pamapta Ipda Ammar, mengonfirmasi kejadian tersebut. Pihaknya telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi guna memastikan kronologi kejadian.

"Kami sudah mendatangi TKP dan meminta keterangan para saksi. Namun, pihak keluarga menyatakan keberatan dan menolak untuk membawa jenazah ke RS Bhayangkara Palembang guna keperluan visum maupun autopsi," jelas Ipda Ammar.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia