Tragis, Remaja Perempuan di Seberang Ulu II Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi

Korban pertama kali ditemukan oleh adik kandungnya, Hani Ayu Anggraeni, yang saat itu hendak menggunakan kamar mandi. Kecurigaan muncul lantaran pintu kamar mandi terkunci rapat dari dalam tanpa ada sahutan sedikit pun.
"Saya panggil-panggil tidak ada jawaban. Karena curiga, saya coba mengintip melalui sela-sela dinding kamar mandi. Ternyata kakak saya sudah dalam posisi tergantung," ungkap Hani dengan nada bergetar saat memberikan keterangan.
Panik melihat kondisi kakaknya, Hani segera memanggil anggota keluarga lain untuk mendobrak pintu dan berusaha menurunkan DH, sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada orang tua dan pengurus RT setempat.
Ayah korban, Rudi Hartono (49), mengaku sangat terpukul dan tidak menyangka anak keempatnya tersebut mengambil keputusan nekat. Menurutnya, sejauh ini tidak ada konflik besar yang terjadi di dalam keluarga.
Baca Juga: Bulan Ramadan, Pemkot Palembang Larang Total Petasan dan Kembang Api
Namun, Rudi mengungkapkan bahwa DH memang memiliki riwayat kesehatan mental yang kurang stabil dan sering mengalami kondisi medis tertentu yang oleh keluarga dianggap sebagai "kesurupan".
"Dulu sering diobati karena sering kesurupan. Akhir-akhir ini, menurut keterangan adiknya, DH sering mencari benda tajam seperti pisau dan sempat menunjukkan perilaku yang mengkhawatirkan," ujar Rudi di lokasi kejadian.
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan dari Polsek SU II bersama unit Inafis dan Satreskrim Polrestabes Palembang segera meluncur ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk tali sepatu yang diduga digunakan korban.
Kapolsek SU II, Kompol Dedy Ardiansyah, melalui Pamapta Ipda Ammar, mengonfirmasi kejadian tersebut. Pihaknya telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi guna memastikan kronologi kejadian.
"Kami sudah mendatangi TKP dan meminta keterangan para saksi. Namun, pihak keluarga menyatakan keberatan dan menolak untuk membawa jenazah ke RS Bhayangkara Palembang guna keperluan visum maupun autopsi," jelas Ipda Ammar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Daftar Tuntutan Demo Mahasiswa di Jakarta Hari Ini: Harga BBM, MBG dan KDMP Jadi Sorotan Utama
- 45 Ramalan Zodiak Hari Ini, Selasa 18 Agustus 2026: Ada yang Berpeluang Dapat Rezeki dan Kabar Baik
- 5Cara Mencairkan Bansos PKH dan BPNT Agustus 2026 Lewat Bank dan Kantor Pos
- 6Bianca Alessia Christabella Lantang, Putri Sulawesi Utara yang Dipercaya Membawa Baki Bendera Pusaka
- 7Update Terbaru Harga Emas Perhiasan Palembang, Naik atau Turun?
- 8Apakah Hari Ini 18 Agustus 2026 Libur? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








