Hidung Berdarah Usai Dihantam OTK, Buruh Harian di Gandus Lapor Polisi

AKURAT.CO SUMSEL Niat baik tak selamanya berbuah manis. Hal inilah yang dirasakan Heri Yanto (37), seorang buruh harian lepas di Kota Palembang. Alih-alih berhasil mendamaikan perselisihan, ia justru menjadi korban penganiayaan hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Lettu Karim Kadir, tepatnya di dalam Gang Keluarga, Kelurahan Gandus, pada Kamis sore (19/2/2026). Kini, kasus tersebut telah resmi dilaporkan ke Polrestabes Palembang.
Insiden bermula saat Heri dijemput oleh kakak iparnya, Hermansyah. Berdasarkan keterangan korban, saat itu sang kakak ipar tengah terlibat ketegangan dengan sekelompok orang yang terdiri dari dua pria dan dua wanita di lokasi kejadian.
Merasa bertanggung jawab sebagai anggota keluarga, Heri mencoba mencari tahu duduk perkara dengan bertanya secara baik-baik. Namun, respons yang didapat justru jauh dari kesan damai.
"Saya tanya bagaimana kronologinya. Tapi pelaku malah menjawab dengan nada tinggi, katanya 'kami orang hebat'," ungkap Heri saat memberikan keterangan di Mapolrestabes Palembang, Sabtu (21/2/2026).
Baca Juga: Gebyar Diskon Ramadan di Palembang, Sembako hingga Perabotan Rumah Tangga Mulai Rp15 Ribu
Suasana makin keruh ketika Heri mencoba mendekat untuk meredam emosi para pelaku. Tanpa peringatan, salah satu pria dari kelompok tersebut melayangkan bogem mentah tepat ke arah wajah Heri.
Satu pukulan keras mendarat di batang hidung Heri hingga membuatnya tersungkur di tanah. Darah segar mengucur deras dari hidung korban, yang kemudian diketahui mengalami luka memar serius setelah menjalani pemeriksaan di RSUD Gandus.
Melihat korban terjatuh, warga sekitar mulai berdatangan dan mengerumuni lokasi. Merasa terdesak oleh kehadiran massa, para pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).
Laporan Heri telah diterima oleh piket SPKT Polrestabes Palembang. Pihak kepolisian memastikan akan memburu para pelaku yang identitasnya masih dalam penyelidikan (OTK).
Pamapta Polrestabes Palembang, Aditya Ammar Syahputra, mengonfirmasi bahwa berkas laporan sudah masuk dan akan segera ditangani oleh tim penyidik.
"Laporan sudah kami terima dan segera diteruskan ke SatReskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," tegas Aditya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun








