Sumsel

Sentuh Rp2,23 Triliun!, Singapura Jadi Investor Terbesar Sumsel di Kuartal I/2024

Deni Hermawan | 10 Mei 2024, 21:00 WIB
Sentuh Rp2,23 Triliun!, Singapura Jadi Investor Terbesar Sumsel di Kuartal I/2024

AKURAT.CO SUMSEL Investasi asing di Sumsel selama periode Januari hingga Maret 2024 menunjukkan Singapura sebagai negara dengan investasi terbesar.

Menurut data yang dirilis oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumsel, investasi dari Singapura mencapai angka Rp2,23 triliun pada kuartal pertama tahun ini.

Tiongkok menempati posisi kedua dengan nilai investasi sebesar Rp1,02 triliun, disusul oleh Jepang dengan Rp165 miliar, Malaysia Rp160 miliar, dan Kepulauan Virgin Inggris sebesar Rp126 miliar.

Kenaikan signifikan juga tercatat dalam realisasi investasi Sumsel secara keseluruhan, yang mencapai Rp14,14 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 31,41% dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pelaksanaan Penanaman Modal DPMPTSP Sumsel, Eko Agusrianto menjelaskan bahwa realisasi ini terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp10,31 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp3,83 triliun.

"Dalam rangkaian realisasi investasi, terdapat lima besar lokasi investasi pada triwulan pertama tahun ini," ujarnya, Jumat (10/5/2024).

Baca Juga: HMID Lakukan Recall untuk Hyundai IONIQ 5 dan IONIQ 6 Demi Kualitas Pengisian Baterai

Untuk PMA, Kabupaten Ogan Komering Ilir menjadi yang tertinggi dengan Rp2,02 triliun, diikuti oleh Ogan Komering Ulu, Muara Enim, Banyuasin, dan Kota Palembang.

Sedangkan untuk PMDN, Banyuasin memimpin dengan nilai investasi mencapai Rp2,59 triliun, diikuti oleh Muara Enim, Palembang, Ogan Ilir, dan Kabupaten PALI.

"Dari total investasi tersebut, jumlah Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang masuk mencapai 5.006. Kota Palembang menjadi yang tertinggi dengan 2.278 LKPM, sedangkan Kota Pagaralam merupakan yang terendah dengan 17 LKPM," jelasnya.

Sementara itu, di sisi penyerapan tenaga kerja, terdapat peningkatan yang signifikan. Total penyerapan tenaga kerja di Sumsel mencapai 8.233 orang, dengan PMA menyumbang sebanyak 1.526 orang dan PMDN sebanyak 6.707 orang.

Meskipun terjadi penurunan 666 orang secara quartal to quartal (qtq), namun angka ini masih menunjukkan peningkatan dari periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 7.291 orang. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto