Anies Baswedan Kampanye di BKB Palembang, 500 Personil Kepolisian Diterjunkan Untuk Pengamanan

AKURAT.CO SUMSEL Ratusan personel kepolisian dikerahkan mengawal keamanan kampanye akbar, calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, yang dijadwalkan pada Kamis (25/1/2024) di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Dr. Harryo Sugihhartono, menyebut bahwa sebanyak 500 personel kepolisian akan dipersiapkan dan disebar di sejumlah titik strategis.
Baca Juga: Kamis, Anies Baswedan Akan Sapa Warga Palembang, Berikut Jadwal Kegiatan
Selain itu, pihak kepolisian sedang melakukan koordinasi intensif terkait pengaturan akses masuk di sekitar kawasan tersebut untuk memastikan kelancaran acara kampanye.
"Ini 500 personel akan tersebar di pelataran BKB Palembang. Tujuannya kami menurunkan agar bisa mengawal kegiatan berjalan lancar dan baik," ungkap Kombes Harryo, pada Selasa (23/1/2024).
Ditambahkannya, bahwa sebelumnya sudah ada 15 titik yang ditetapkan dan direkomendasikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai lokasi untuk kegiatan kampanye terbuka, termasuk BKB.
"Ini menjadi fokus kami, dengan adanya keputusan tersebut, kami pihak Kepolisian berkewajiban untuk membantu mengamankan dan memperlancar proses kegiatan, serta mengatur arus lalu lintas, sehingga kegiatan kampanye terbuka dapat berjalan sesuai harapan semua pihak," tambahnya.
Hingga saat ini, pengalihan arus lalu lintas masih berjalan normal. Meskipun demikian, kepolisian akan terus melakukan koordinasi lanjutan untuk membahas akses utama dan jalur lain yang terletak di sekitar kawasan tersebut.
"Mungkin hanya di kawasan BKB dan Monpera, namun kita akan terus memantau kondisinya apakah akan ada pembukaan atau penutupan. Koordinasi akan dilakukan secepatnya agar dapat menampung para peserta yang akan menuju ke BKB Palembang," tambahnya.
Pihaknya juga lanjut Harryo, akan menetapkan kantong-kantong parkir yang akan diatur bersama dengan Pemerintah Kota.
"Karena kawasan BKB itu merupakan kawasan komersil berbayar, nanti teknisnya bagaimana supaya menjaga aspek keamanan dari tindak pidana curanmor, juga tidak mengalami kemacetan menuju pintu tempat parkir,”tutupnya. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









