Skor Akhir Reuni Legend Sriwijaya FC, Tim Hati Menang 6-5 Lewat Adu Penalti

AKURAT.CO SUMSEL Pertandingan Big Match Reuni Legend Sriwijaya FC (SFC) yang digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) berakhir dengan kemenangan Tim Hati atas Tim Mata dengan skor 6-5 melalui adu penalti.
Laga reuni ini mempertemukan dua tim legendaris SFC, Tim Mata 2008 dan Tim Hati 2012. Masing-masing tim berisi 13 pemain yang pernah mengharumkan nama klub pada masanya.
Tim Mata 2008 dilatih oleh Rahmad Darmawan dan menampilkan pemain-pemain seperti kiper Ferry Rotinsulu, Charis Yulianto, Ambrizal, Slamet Riyadi, Wijay, Isnan Ali, Worabay, Toni Sucipto, Nasuha, Keith Kayamba Gumbs, Oktavianus, Dede Sulaiman, dan Amirul Mukminin.
Di sisi lain, Tim Hati 2012 yang dilatih oleh Kas Hartadi diperkuat oleh Rifki Mokodompit, Achmad Jufrianto, Boby Satria, Mahyadi, Supriadi, Jarot, Septarianto, M. Ridwan, Tantan, Arif Suyono, Budi Sudarsono, Andi Irawan, dan Siswanto.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, pelatih Tim Hati, Kas Hartadi, menyatakan kebahagiaannya atas laga reuni ini yang mengingatkannya pada masa kejayaannya bersama SFC.
"Saya sangat senang dengan pertandingan kali ini. Kami bermain dengan penuh kegembiraan," ujar Kas Hartadi pada Minggu (30/6/2024).
Baca Juga: Nostalgia! Tumpah Ruah Ribuan Penonton Menyaksikan Pertandingan Reuni Legenda SFC
Ia juga menyampaikan harapannya agar SFC dapat kembali ke liga tertinggi di Indonesia dan menegaskan dukungannya terhadap klub tersebut.
"Saya sudah bermain di Sumsel sejak masih bersama Tim Krama Yudha Tiga Berlian dan sampai melatih di Sumsel bersama SFC," tambahnya.
Ketika ditanyai mengenai apakah dirinya akan melatih SFC di musim depan, Ia mengatakan bahwa dimusim depan sudah menandatangi kontrak bersama klub lainnya.
"Saya musim depan sudah menandatangani kontrak dengan klub lain, kemungkinan musim depannya lagi bisa melatih SFC," katanya.
Arif Suyono, mantan pemain SFC yang bermain di bawah pelatihan Rahmad Darmawan dan Kas Hartadi, mengungkapkan perasaannya tentang antusiasme penonton yang hadir di stadion.
"Saya mengikuti perkembangan SFC sampai sekarang dan berharap dapat melihat SFC kembali ke tempatnya. Hari ini, saya merinding melihat penonton yang datang seperti dulu," katanya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.







