Sumsel

Libatkan 13 Bakal, Calon PDI-P Gelar Survei Elektabilitas Calon Bupati Muara Enim

Haris Ma'ani | 2 Juli 2024, 19:00 WIB
Libatkan 13 Bakal, Calon PDI-P Gelar Survei Elektabilitas Calon Bupati Muara Enim

AKURAT.CO SUMSEL PDIP Muara Enim baru saja menyelesaikan survei elektabilitas untuk menentukan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim, dengan hasil yang menunjukkan dominasi kuat dari Nurul Aman.

Survei yang dilaksanakan oleh lembaga Survei Indikator menunjukkan bahwa Nurul Aman memperoleh dukungan sebesar 16,1 persen, diikuti oleh Edison dengan 14,3 persen.

Ahmad Rizali berada di posisi ketiga dengan 9,9 persen, diikuti oleh Izudin dengan 9,5 persen. Kandidat lainnya, termasuk Ersangkut (6,1 persen), Ropi Alex Candra (5,7 persen), dan Ahmad Usmarwi Kaffah (4,7 persen), juga masuk dalam daftar tersebut.

Kandidat dengan persentase terendah meliputi Nasrun Umar (4,2 persen), Ramlan Holdan (1,9 persen), Hanan Zulkarnain (1,3 persen), Firmansyah (0,7 persen), dan Desi Puspitasari (0,6 persen).

Sekretaris DPC PDIP Muara Enim, Ahmad Imam Mahmudi yang juga merupakan bakal calon Wakil Bupati dari PDIP ini mengatakan bahwa survei ini merupakan hasil gotong royong dari semua kandidat yang mendaftar di PDIP.

Baca Juga: Resmi Putus, Ayu Ting Ting dan Fardhana Sepakat dengan Keputusan Bersama

Ia menambahkan bahwa hasil survei ini telah diserahkan kepada masing-masing kandidat untuk menjadi bahan evaluasi.

"Survei ini dilakukan dari tanggal 1 hingga 7 Juni 2024, melibatkan 400 responden dengan metode tatap muka dan beberapa indikator. Margin error survei ini hanya 5 persen. Kami berharap hasil survei ini dapat menjadi acuan bagi para kandidat untuk mempersiapkan strategi yang lebih baik ke depannya," ujarnya, Selasa (2/7/2024).

Menariknya, ketika survei ini disimulasikan dengan hanya 9 kandidat, Nurul Aman semakin memperkuat posisinya di puncak dengan elektabilitas sebesar 20,5 persen, menunjukkan dominasi yang signifikan dibandingkan kandidat lainnya yang masih jauh di bawah Nurul Aman.

"Survei ini adalah survei elektabilitas, tingkat popularitas atau personal branding yang dilakukan bakal calon. Jadi, bukan mengacu kepada pasangan dan lain sebagainya, tapi ini adalah personal branding," katanya. (Ika)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto