Sumsel

45 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Pegawai Koperasi di Palembang, Matikan CCTV hingga Jerat Leher

Haris Ma'ani | 11 Juli 2024, 14:52 WIB
45 Adegan Rekonstruksi Pembunuhan Pegawai Koperasi di Palembang, Matikan CCTV hingga Jerat Leher

AKURAT.CO SUMSEL Rekonstruksi pembunuhan Anton Eka Saputra, seorang pegawai koperasi dengan cara dicor distro pakaian Anti Mahal, telah selesai dilakukan oleh polisi dengan 45 adegan yang diperagakan.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihartono, melalui Kapolsek Sukarami, Kompol Ikang Ade Putra menjelaskan bahwa ada 45 adegan yang diperagakan oleh ketiga tersangka bersama saksi, PT, yang merupakan pegawai di distro tersebut.

"Ada 45 adegan yang diperagakan oleh tersangka. Rekonsrtuksi ini dimulaidari pukul 10:00 WIB sampai dengan pukul 11:35 WIB," ujarnya, Kamis (11/7/2024).

Rangkaian Adegan Rekonstruksi

Seluruh adegan diperagakan langsung oleh ketiga tersangka. Rekonstruksi dimulai dengan adegan Antoni yang mematikan CCTV di dalam distro setelah menghubungi dua pelaku lainnya untuk datang ke lokasi.

Ketiganya menyusun rencana pembunuhan ketika korban akan datang untuk melakukan penagihan kepada Antoni.

Proses eksekusi korban dimulai pada adegan ke-13, di mana Antoni memberikan kode kepada Pongki.

Baca Juga: Rekonstruksi Pembunuhan Karyawan Koperasi Simpan Pinjam di Palembang Digelar Tertutup

Lalu pada adegan ke-15, Pongki mengambil kunci pas dan menghantam kepala korban.

Kemudian Pongki dan Kevin mengambil kawat seling untuk menjerat leher korban.

Ketika korban terjatuh, Antoni bergegas ke depan distro dan menyuruh PT membeli semen dan kain pel.

Dan Antoni kembali masuk dan turut memukul kepala korban menggunakan kunci pas.

Jasad korban dibawa ke dapur sebelum dicor semen. Saat PT kembali lalu segera menyerahkan semen, Antoni pun menyuruh Pongki dan Kelvin mengecor korban di belakang distro.

Selain itu, tersangka juga memutus tali tas yang dibawa korban dan mengambil uang di dalamnya.

Adegan terakhir menunjukkan ketiga tersangka pergi meninggalkan distro, motor korban pun dibawa oleh Pongki dan Kelvin. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto