Setelah Hilang Dua Hari, Balita Tenggelam di Sungai Musi Berhasil Ditemukan oleh Nelayan

AKURAT.CO SUMSEL Warga Desa Ngulak 2, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), dihebohkan oleh penemuan jasad seorang balita laki-laki di Sungai Musi, Senin (16/9/2024) malam.
Korban ditemukan oleh seorang nelayan bernama Alex sekitar pukul 21.30 WIB saat sedang memasang jaring ikan.
Awalnya, Alex melihat sesuatu yang mengapung di dekat jaringnya. Ketika diperiksa dengan senter, dia terkejut mendapati bahwa benda tersebut adalah tubuh seorang anak kecil.
Camat Sanga Desa, Hendrik, menyatakan bahwa setelah menemukan mayat tersebut, Alex segera memanggil warga sekitar untuk meminta bantuan. Warga bersama-sama mengevakuasi jenazah balita itu dan menghubungi pihak Polsek Sanga Desa.
"Korban dibawa ke Puskesmas Ngulak untuk divisum. Setelah pemeriksaan, diketahui identitas korban adalah M. Ahsan Alfarizi, balita berusia 3 tahun dari Desa Prabumulih I, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas," jelas Hendrik, Selasa (17/9/2024).
Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas Palembang, Raymond Konstantin, mengonfirmasi bahwa operasi pencarian resmi ditutup setelah korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Jasad korban ditemukan tersangkut di jaring nelayan, sekitar 25 kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam.
Baca Juga: Nyaris Bakar Ban! Mahasiswa UMP Gelar Demonstrasi Terkait Dugaan Penggelapan Dana Ospek
"Operasi SAR ditutup setelah korban berhasil ditemukan. Semua personel dan unit yang terlibat dalam pencarian telah dikembalikan ke satuan masing-masing. Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan semua pihak," kata Raymond.
Insiden tenggelamnya balita tersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu, 14 September 2024, sekitar pukul 16.30 WIB. Saat kejadian, korban tengah mandi bersama neneknya di pinggir Sungai Musi.
Namun, korban tiba-tiba lepas dari pengawasan dan terseret arus yang deras hingga tenggelam. Nenek korban sempat mencoba menolong, namun arus sungai terlalu kuat sehingga korban hilang.
Tim Basarnas segera melakukan pencarian setelah menerima laporan. Operasi pencarian dibagi menjadi dua unit.
SRU 1 melakukan penyisiran di permukaan air menggunakan perahu karet dan perahu warga, sementara SRU 2 melakukan penyelaman di area yang dicurigai. Setelah dua hari pencarian, korban akhirnya ditemukan.
"Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan. Kami berharap keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan," tutupnya. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







