Kebakaran Hutan di Banyuasin, 4 Hektare Lahan Gambut Terbakar

AKURAT.CO SUMSEL Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sungai Rengit, Banyuasin, Sumsel, telah menghanguskan sekitar 4 hektare lahan. Proses pemadaman dan penyekatan terus dilakukan untuk mencegah penyebaran api lebih lanjut.
"Estimasi luas lahan yang terbakar mencapai 4 hektare. Proses pemadaman masih berlangsung karena ada penjalaran api di lokasi kebakaran," kata Kepala BPPIKHL Wilayah Sumatera, Ferdian Kristianto, Rabu (3/7/2024).
Ferdian menjelaskan bahwa saat ini fokus utama adalah penyekatan lahan terbakar untuk mencegah kebakaran meluas.
Penyekatan dilakukan untuk memisahkan area dalam hamparan bahan bakar. Saat ini, masih ada sekitar 50 meter lahan yang belum tersekat.
"Dibantu oleh perusahaan setempat, kami melanjutkan pemadaman hingga malam hari. Hari ini, semua area sudah tersekat, dan proses penyekatan masih berlangsung," jelas Ferdian.
Baca Juga: Buru Pelaku Pembunuhan Karyawan Koperasi, Kapolrestabes Palembang: Segera Menyerahkan Diri
Ferdian menambahkan bahwa lahan yang terbakar berada di wilayah gambut dengan kedalaman sekitar 1 meter. Oleh karena itu, pemadaman dilakukan secara menyeluruh hingga api benar-benar padam.
"Gambut nya tidak terlalu dalam, karena berada di wilayah gambut dangkal," ungkapnya.
Sebelumnya, Pemprov Sumsel telah menetapkan Status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sejak 13 Juni 2024.
Keputusan ini diambil usai tiga wilayah kabupaten dan kota, yaitu Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin dan Musi Banyuasin (Muba) mengeluarkan status siaga.
Penetapan status siaga darurat tingkat provinsi dilakukan setelah minimal dua daerah berstatus siaga, sebagai syarat. Langkah ini bertujuan untuk memastikan penanganan Karhutla lebih terkoordinasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









