Sumsel

Sosok Jenazah Perempuan di Kebun Karet Ternyata Siswi SMK OKU Timur, Begini Kata Polisi

Haris Ma'ani | 20 Juni 2024, 17:30 WIB
Sosok Jenazah Perempuan di Kebun Karet Ternyata Siswi SMK OKU Timur, Begini Kata Polisi

AKURAT.CO SUMSEL Seorang siswi SMK di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumsel berinisial UA (16) ditemukan tewas dengan kondisi penuh luka lebam di sekujur tubuhnya. Sebelumnya, korban sempat dilaporkan hilang.

Peristiwa ini terjadi di Desa Tebing Sari Mulya, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten OKU Timur pada Kamis (20/6/2024) sekitar pukul 08.00 WIB.

Jasad korban ditemukan oleh seorang petani bernama Rofi'i (47) yang sedang menyadap karet di lokasi kejadian.

Ia melihat sesosok jasad perempuan tergeletak di semak-semak dan kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Madang Suku 1, AKP Dwi Hendro Saputro menyatakan bahwa Umi ditemukan di kebun karet di Desa Tebing Sari Mulya, Kecamatan Belitang Madang Raya, sekitar pukul 08.00 WIB pada Kamis (20/6/2024).

"Korban ditemukan dengan banyak luka lebam di sekujur tubuhnya," jelas Dwi.

Baca Juga: Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Kebun Karet OKU Timur, Diduga Korban Pembunuhan

Jasad korban dievakuasi oleh petugas dan dibawa ke rumah sakit setempat. Di rumah sakit, seorang warga bernama Suyanto mengenali korban sebagai anaknya yang hilang.

"Setelah dilihat, ternyata benar korban ialah anaknya," ujar Dwi.

Menurut Dwi, Umi terakhir kali terlihat meninggalkan rumah pada Rabu (19/6/2024) dengan mengendarai sepeda motor Honda Scoopy tanpa pamit.
"Sepeda motor dan handphone milik korban hilang, memperkuat dugaan bahwa korban dibunuh," tambahnya.

Hasil visum menunjukkan adanya luka lebam di bagian dada, lecet di leher, dan luka akibat pukulan benda tumpul di kepala.

"Pukulan di kepala diduga menjadi penyebab kematian korban," jelasnya.

Meskipun keluarga korban menolak dilakukan otopsi lebih lanjut, pihak kepolisian tetap melakukan visum luar.

"Jenazah sudah diserahkan untuk dimakamkan, dan kami terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku," tutupnya. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto