Sumsel

Ayam Potong Tembus Rp 40 Ribu per Kg di Palembang, Pedagang Sebut Program MBG Jadi Salah Satu Pemicu

Maman Suparman | 4 Desember 2025, 14:51 WIB
Ayam Potong Tembus Rp 40 Ribu per Kg di Palembang, Pedagang Sebut Program MBG Jadi Salah Satu Pemicu

AKURAT.CO SUMSEL Harga komoditas ayam potong dan telur ayam di pasar tradisional Palembang mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

Kenaikan ini dipicu oleh tingginya permintaan akhir tahun, yang diperparah oleh pengaruh Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga mengganggu kestabilan pasokan.

Kenaikan paling tajam dirasakan pada ayam potong. Pedagang ayam, Andi, menyebut harga kini berada di kisaran Rp 38.000 hingga Rp 40.000 per kilogram, naik drastis dari harga normal sekitar Rp 30.000. Ia mencatat lonjakan harga ini sudah terasa sejak tiga bulan terakhir.

"Biasanya Rp 30.000-an, sekarang mahal sejak tiga bulan. Akhir tahun memang naik karena banyak acara, dan sekarang faktor MBG (Makan Bergizi Gratis) juga," ujar Minah, Kamis (4/12/2025).

Pedagang lain, Ita, mengamini kenaikan tersebut, dengan harga di lapaknya melonjak dari Rp 32.000 menjadi Rp 37.000 per kilogram hanya dalam beberapa hari.

Baca Juga: Update Harga Emas Perhiasan Palembang Kamis 4 Desember 2025

"Naiknya drastis nian sekarang. Banyak yang ngeluh katanya gara-gara MBG," kata Ita.

Menurut pedagang, Program MBG yang menyasar kebutuhan konsumsi anak sekolah menciptakan permintaan pasokan ayam dan telur yang besar dan cepat. Permintaan mendadak ini membuat stok di tingkat pasar terserap lebih cepat, yang secara langsung mempengaruhi harga jual di tingkat eceran.

Selain ayam potong, telur ayam juga mengalami kenaikan, meskipun tidak setajam ayam. Ita menyebut harga telur kini mencapai Rp 28.000 per kilogram, naik dari kisaran Rp 26.000.

Ia mencatat harga telur ayam sudah "mantap" di Rp 27.500 per kilogram selama sekitar satu bulan terakhir tanpa ada penurunan. Ia menambahkan, harga telur asin dan jenis telur lainnya sejauh ini masih stabil.

Para pedagang memperkirakan, harga komoditas ayam dan telur masih berpotensi terus bergerak naik menjelang pergantian tahun, terutama jika permintaan untuk kegiatan dan perayaan akhir tahun terus meningkat tanpa diimbangi pasokan yang stabil.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia