BBPOM Palembang Temukan 4 Gudang Distributor Pangan Tidak Penuhi Syarat

AKURAT.CO SUMSEL BBPOM Palembang melakukan inspeksi terhadap sejumlah gudang distributor dan toko ritel di Sumsel sepanjang bulan Ramadan. Inspeksi ini dilakukan mulai tanggal 3 Maret hingga 18 April 2024.
Plt Kepala BBPOM Palembang, Teddy Wirawan mengatakan bahwa dari 10 distributor yang telah diperiksa, sebanyak empat distributor ditemukan memiliki kondisi gudang yang tidak memenuhi syarat, dengan hasil penilaian menunjukkan status "C".
"Dari 10 distributor itu, ditemukan 4 distributor dengan kondisi gudang tidak memenuhi syarat dan dengan hasil penilaian C," ujarnya, Kamis (4/4/2024).
Kegiatan inspeksi tersebut juga meliputi pemeriksaan terhadap 43 gudang pangan di seluruh Sumsel.
Distributor pangan di beberapa daerah, termasuk Palembang, Ogan Ilir, dan OKU, juga ditemukan tidak memenuhi kriteria kebersihan yang ditetapkan oleh BBPOM.
Baca Juga: Pj Walikota Palembang, Ratu Dewa Serahkan Rumah Baru Milik Faisal Korban Kebakaran
Selain itu, BBPOM Palembang juga melakukan sidak di 16 lokasi pasar bedug Palembang guna memastikan keamanan kandungan makanan yang dijual sebagai takjil untuk berbuka puasa.
"Dari pemeriksaan tersebut, ditemukan 5 sampel takjil yang mengandung formalin dan pewarna tekstil. Makanan yang terlibat antara lain rujak mi, es cendol pink, dan kue sengkulun," jelasnya.
Kandungan formalin dan pewarna tekstil ini paling banyak ditemukan di Pasar Tradisional Palembang, OKU, dan OKU Timur.
"Bahkan, dari dua sampel pemeriksaan tahu yang positif mengandung formalin. Selain itu, terasi asal Sungsang juga ditemukan mengandung pewarna tekstil jenis Rhodamin B," tutupnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









