Sumsel

Warga Berobat di Gotong dan Jalan Kaki, Akibat Longsor Susulan di Desa Lubuk Nipis

Haris Ma'ani | 16 Juni 2024, 17:28 WIB
Warga Berobat di Gotong dan Jalan Kaki, Akibat Longsor Susulan di Desa Lubuk Nipis

AKURAT.CO SUMSEL Akses utama menuju Desa Lubuk Nipis, Kecamatan Panang Enim Kabupaten Muara Enim, Sumsel kembali terputus akibat longsor yang terjadi baru-baru ini. 

"Kemarin jalan desa ini mengalami longsor, sudah ditangani oleh Dinas PUPR Kabupaten Muaraenim untuk dibersihkan dan dibuka kembali. Namun, belum selesai ditangani, malam tadi ruas jalan itu longsor lagi dan menutup total akses jalan," ujar Kepala Desa Lubuk Nipis, Dunsri, Minggu (16/6/2024).

Dunsri menjelaskan bahwa ruas jalan yang terkena longsor merupakan satu-satunya akses keluar-masuk bagi warga desa Lubuk Nipis.

"Akibat penutupan total jalan ini, warga kami tidak bisa melewatinya. Pagi tadi, warga yang membutuhkan perawatan medis terpaksa harus berjalan kaki melewati jalan tersebut, karena mobil tidak dapat melaluinya," tambahnya.

Menurut Dunsri, longsor tersebut disebabkan oleh curah hujan yang cukup deras di wilayah desa Lubuk Nipis.

Baca Juga: Akibat Longsor, Jalan Desa Lubuk Nipis Sempat Lumpuh Total

"Longsor susulan ini menutup kembali akses jalan karena beronjong di pinggir jalan desa juga hanyut sekitar 40 persen akibat naiknya air malam tadi," paparnya.

Dalam kondisi darurat seperti ini, Dunsri berharap agar pihak terkait segera menanggapi bencana yang menimpa desanya.

"Jika longsor tidak segera dibersihkan, desa kami bisa terisolir karena ini satu-satunya akses jalan keluar masuk desa," pungkasnya.

Kapolsek Tanjung Agung, AKP Syawaludin, membenarkan adanya kejadian longsor tersebut.

"Longsornya masih dititik longsor kemarin,itu merupakan longsor susulan,dan ini membutuhkan penanganan lanjutan,karena jika tidak segera di tangani secara serius,bisa ada longsor susulan kembali," katanya. (Ika)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto