KPU Ajukan Tambahan Anggaran Rp486 Miliar untuk Pemungutan Suara Ulang

AKURAT.CO SUMSEL Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp486 miliar untuk pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di 24 daerah.
Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, menegaskan bahwa anggaran yang diajukan telah dihitung seefisien mungkin dengan mempertimbangkan kebutuhan standar dalam pelaksanaan PSU.
"Kami sudah melakukan efisiensi seoptimal mungkin. Kebutuhan yang bisa diminimalisir sudah kami pertimbangkan," ujar Afifuddin usai rapat bersama Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (28/2/2025).
Afifuddin menekankan bahwa angka yang diajukan masih berupa estimasi dan belum mendapatkan persetujuan final dari Komisi II DPR maupun pemerintah.
Proses pembahasan masih berlangsung bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan pemerintah daerah (Pemda).
"Anggaran ini masih dalam tahap pembahasan awal dengan Kemendagri dan Pemda, sehingga masih mungkin mengalami perubahan," jelasnya.
Dalam pemaparannya, KPU merinci kebutuhan anggaran di sejumlah daerah, di antaranya:
- Mahakam Ulu: Rp14,91 miliar dengan sisa anggaran Rp13,34 miliar, sehingga masih kurang Rp1,56 miliar.
- Taliabu: Kebutuhan Rp2,48 miliar dengan ketersediaan Rp1,11 juta, sehingga masih kurang Rp2,48 miliar.
Secara total, kebutuhan untuk PSU di 24 daerah mencapai Rp486.383.829.417.
Selain anggaran PSU, KPU juga mengajukan tambahan Rp373 miliar untuk 26 satuan kerja (Satker) yang melaksanakan PSU. Dari jumlah tersebut:
- Enam Satker KPU tidak memerlukan tambahan anggaran karena masih memiliki sisa NPHD Pilkada 2024.
- Sebanyak 19 Satker KPU mengalami kekurangan anggaran dengan total defisit Rp373,71 miliar.
- Kabupaten Jayapura tidak membutuhkan tambahan dana karena hanya memerlukan perbaikan administratif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 2Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 3Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 4Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini 17 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuangan?
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 7Harley-Davidson Siapkan Motor Murah Sprint, Harga Berpotensi Rp30 Jutaan
- 85 Brand Kecantikan di Bawah Martha Tilaar Group, Ada PAC hingga Belia
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







