Sumsel

Antisipasi Kemacetan Parah, 86 Pos Pengamanan Siaga di Titik Krusial Mudik Lebaran Sumsel

Maman Suparman | 25 Maret 2025, 19:30 WIB
Antisipasi Kemacetan Parah, 86 Pos Pengamanan Siaga di Titik Krusial Mudik Lebaran Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Polda Sumatera Selatan (Sumsel) bergerak cepat mempersiapkan Operasi Ketupat Musi 2025 dengan menyiagakan 86 pos pengamanan di titik-titik krusial yang diprediksi akan mengalami lonjakan pemudik selama Lebaran 1446 H.

Langkah ini diambil untuk mencegah kemacetan parah dan memastikan keamanan selama arus mudik dan balik.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, mengungkapkan bahwa operasi ini merupakan bagian dari pengamanan nasional yang serentak digelar di seluruh Indonesia.

"Kami telah memetakan titik-titik krusial yang memerlukan perhatian khusus, dan 86 pos pengamanan telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi masalah," ujarnya, Selasa (25/3/2025).

Titik Krusial dalam Operasi Ketupat Musi 2025

Jalan Tol dan Rest Area

Tol Indralaya-Prabumulih menjadi perhatian utama karena menjadi jalur utama pemudik. Rest area di sepanjang tol juga akan diawasi ketat untuk mencegah kepadatan.

Perlintasan Kereta Api

24 perlintasan berpalang pintu dan 23 perlintasan tanpa palang pintu menjadi titik rawan kecelakaan yang akan diawasi secara intensif.

Pusat Perbelanjaan

Mal dan pasar tumpah diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung, sehingga pengamanan ekstra akan dilakukan untuk mencegah kepadatan dan potensi tindak kejahatan.

Jalan Arteri

Sebanyak 47 titik kemacetan di wilayah Polda Sumsel telah diidentifikasi dan akan menjadi fokus pengaturan lalu lintas.

Pelabuhan dan Dermaga

Pelabuhan Tanjung Api-Api, Pelabuhan Bom Baru, dan Dermaga Pasar 16 Ilir yang menjadi pusat mobilitas masyarakat akan diawasi ketat.

Tempat Wisata

Pemandian umum dan wahana water fun juga menjadi perhatian khusus untuk mencegah kepadatan dan potensi kecelakaan selama libur Lebaran.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia