Sumsel

655 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Demo Perayaan Hari Buruh di Palembang

Deni Hermawan | 1 Mei 2024, 16:01 WIB
655 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Demo Perayaan Hari Buruh di Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Sebanyak 665 personel gabungan dikerahkan dalam pengamanan Hari Buruh Internasioanl di Palembang, Sumsel. Personel gabungan tersebut terdiri dari kepolisian, Satpol PP, dan TNI.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono mengatakan jumlah personel yang diterjunkan ini bertujuan untuk memastikan demo berlangsung dengan aman dan tertib.

"Ini jumlah personil untuk mengamankan demo perayaan Hari Buruh Internasional untuk menjamin damai dan tertib," ujarnya, Rabu (1/5/2024).

Harryo menjelaskan, petugas kepolisian telah mengawal para buruh sejak mereka berkumpul di Benteng Kuto Besak (BKB) hingga menuju halaman kantor DPRD Provinsi Sumsel.

Hal ini dilakukan untuk menghindari gangguan pada arus lalu lintas dan memastikan demo berjalan lancar. 

Lebih lanjut, Harryo mengimbau para buruh untuk menyampaikan aspirasinya dengan tertib dan damai.

Baca Juga: May Day, Buruh Sumsel Tolak Omnibus Law, Sistem Kerja Kontrak, dan PHK Sepihak!

"Mari kita bersama-sama menjaga situasi kondusif agar Hari Buruh Internasional ini dapat berjalan dengan lancar dan aman," ungkapnya.

Selain itu, Kombes Pol Dr. Harryo Sugihhartono menekankan pentingnya tindakan yang humanis dan harmonis dalam menangani demo tersebut.

"Kami berkomitmen untuk berinteraksi secara positif dengan masyarakat dalam setiap tindakan yang kami ambil," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Gebrak melakukan long march dari BKB ke halaman DPRD Provinsi Sumsel.

Dalam May Day kali ini ribuan buruh tersebut membawa 14 tuntutan kepada pemerintah diantaranya meminta pemerintah mencabut Omnibus Saw, Menolak sistem kerja kontrak, lindungi buruh perempuan dalam bekerja, stop PHK sepihak hingga menolak upah murah. (Deny Wahyudi)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto