Tekan Angka Pengangguran, Pemkot Palembang Siapkan Pelatihan dan Fasilitasi Penempatan Kerja

AKURAT.CO SUMSEL Pemkot Palembang terus berupaya menekan angka pengangguran dengan menyediakan berbagai program pelatihan dan fasilitasi penempatan kerja bagi warganya.
Penjabat Wali Kota Palembang, Ucok A Damenta mengungkapkan bahwa pihaknya aktif menitipkan warga yang memiliki kemampuan khusus untuk menjadi tenaga kerja di berbagai perusahaan, termasuk perusahaan mitra pemerintah di dalam negeri dan hingga ke perusahaan di Jepang.
"Kami menitipkan warga-warga yang memiliki kemampuan untuk menjadi tenaga kerja di perusahaan-perusahaan mitra pemerintah Kota Palembang bahkan hingga ke perusahaan di Negara Jepang," ujarnya, Sabtu (7/6/2024).
Selain itu, Pemkot Palembang juga memberikan berbagai jenis pelatihan jangka pendek kepada warga untuk meningkatkan keterampilan mereka.
Pelatihan-pelatihan ini mencakup bidang-bidang seperti menjahit, bengkel, dan servis elektronik, yang diharapkan dapat membantu warga mendapatkan pekerjaan dan mengurangi tingkat pengangguran terbuka yang berkontribusi terhadap kemiskinan ekstrem.
Baca Juga: Total 4.927 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Telah Pulang, Kloter ke-12 MenyusulBaca Juga: Total 4.927 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Telah Pulang, Kloter ke-12 Menyusul
Pemerintah kota tidak hanya memfasilitasi masuknya warga ke dalam perusahaan, tetapi juga mengawal dan menjamin keselamatan serta keamanan para warga yang bekerja di luar negeri, seperti di Jepang, Taiwan, dan Hongkong.
Warga yang ingin mendapatkan fasilitas ini harus mendaftar dan mengikuti tes melalui Dinas Ketenagakerjaan Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Palembang, Rediyan Deddy melaporkan bahwa angka pengangguran di Ibu Kota Sumsel tersebut berhasil ditekan hingga 10.000 jiwa per tahun melalui program pelatihan kerja.
"Angka pengangguran berhasil ditekan melalui program pelatihan kerja," katanya.
Program pelatihan yang disediakan mencakup berbagai keterampilan praktis seperti menjahit pakaian jadi, pengelasan besi, otomotif, instalasi listrik, dan perbaikan (servis) pendingin udara/AC.
Program ini sebagian besar diikuti oleh pemuda lulusan baru dari sekolah tingkat SMA, SMK, bahkan sarjana. Peserta yang menyelesaikan program pelatihan ini kemudian diikutkan seleksi untuk mendapatkan sertifikat berstandar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Jadwal Pencairan Bansos Tahap 3 Agustus 2026: PKH, BPNT, BLT Kesra Rp900.000
- 2Apakah Besok 18 Agustus 2026 Libur Cuti Bersama HUT RI ke 81? Cek Ketentuan Resmi SKB 3 Menteri
- 3Pelajar 15 Tahun Dikeroyok hingga Dibacok di Palembang, Pelaku Disebut dari 5 Sekolah
- 4PKH Tahap 3 Cair Agustus 2026, Cek Penerima Cukup Pakai NIK KTP
- 5Jadwal Festival Perahu Bidar Tradisional 2026 di Plaza 7 Ulu Palembang
- 6Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Palembang Sabtu 15 Agustus 2026
- 7Balasan Menohok Iran Usai Trump Nyatakan Bakal Deklarasikan Selat Hormuz Milik AS
- 8Video Pengeroyokan Pelajar Beredar, Polisi Cek TKP di Demang Lebar Daun Palembang
- 95.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu
- 10Kata BMKG Soal Narasi Musim Kemarau 2026 Akan Jadi yang Terparah Sepanjang 30 Tahun







