Sumsel

Tetangga Dengar Jeritan Minta Tolong, Pria di Palembang Tanpa Busana Ditemukan Tewas di Kamar Mandi

Haris Ma'ani | 12 Juli 2024, 12:56 WIB
Tetangga Dengar Jeritan Minta Tolong, Pria di Palembang Tanpa Busana Ditemukan Tewas di Kamar Mandi


AKURAT.CO SUMSEL Seorang pemuda bernama Yundi Efran (27) ditemukan tewas bersimbah darah tanpa busana di dalam kamar mandi kontrakannya di Jalan Taqwa Mata Merah, Perumahan Kesuma Permai 2, Palembang pada Kamis (11/7/2024) malam.

Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat, Herman mengungkapkan bahwa insiden tersebut pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Hasbi, yang tinggal persis di belakang rumah kontrakan Yundi.

"Hasbi bersama istrinya mendengar suara korban menjerit minta tolong. Mereka langsung keluar rumah untuk memberikan bantuan," katanya, Jumat (12/7/2024).

Hasbi dan istrinya terkejut ketika melihat dua pria tidak dikenal keluar dari rumah Yundi dengan cepat, sambil menaiki motor.

"Mereka berteriak maling, maling dengan panik," jelas herman

Setelah teriakan tersebut, warga sekitar langsung berkumpul dan mendapati Yundi tergeletak bersimbah darah di kamar mandi dengan luka tusuk di dada sebelah kiri.

“Satu luka tusuk di dada sebelah kiri Pak. Korban bukan warga sinidan baru tinggal disini sekitar enam bulan lalu bersama kakaknya Erlan," katanya.

Namun, sejak sebelum lebaran, Erlan tidak lagi pulang ke rumah tersebut, sementara istri Erlan sudah dua minggu lalu berpamitan untuk mencari suaminya.

"Kami tidak tahu asal usul korban secara pasti. Sebelumnya, dia memiliki istri dan dua anak, tetapi mereka sudah bercerai," katanya.

Sementara, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono melalui Wakasat Reskrim Kompol Iwan Gunawan angkat bicara Seorang pemuda di Palembang ditemukan tewas bersimbah darah, usai tengah mandi dirumah kontrakannya sendiri. 

Ia memastikan, untuk penyebab dan motif korban ditemukan tewas bersimbah darah itu belum bisa menjelaskan secara pasti.

"Kami masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), guna mengumpulkan keterangan saksi-saksi dilapangan dan korban sudah dievakuasi kerumah sakit (RS) Bhayangkara Palembang, untuk proses autopsi," katanya.

Dia menyampaikan, ia bersama anggota yang lainnya masih dalam proses penyelidikan dan melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Saat ini kami masih dalam proses penyelidikan dan melakukan pengejaran terhadap pelaku tersebut," tutupnya.

(Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto