Cegah Korban Jiwa Terulang, Wali Kota Palembang Instruksikan Satpol PP Sweeping Titik Rawan Pemalakan

AKURAT.CO SUMSEL Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, mengeluarkan instruksi keras kepada jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang untuk segera meningkatkan patroli dan menggelar sweeping rutin di titik-titik lampu merah yang rawan tindak pemalakan.
Instruksi ini dikeluarkan menyusul maraknya aksi kriminalitas yang meresahkan, puncaknya adalah insiden tewasnya seorang sopir truk asal Lampung akibat ulah pemalak di kawasan Lampu Merah Macan Lindungan.
Ratu Dewa menekankan bahwa pengamanan di lapangan tidak boleh lagi longgar, terutama di lokasi yang memiliki intensitas kendaraan tinggi dan sering dijadikan target pelaku kejahatan.
"Saya minta Satpol PP keliling melakukan sweeping, khususnya di Lampu Merah Macan Lindungan. Ini titik yang harus kita jaga ketat karena sudah sering terjadi pemalakan, bahkan menimbulkan korban jiwa," kata Ratu Dewa kepada wartawan, Rabu (26/11/2025).
Selain menyisir para pelaku pemalakan, Wali Kota juga memerintahkan petugas untuk menertibkan seluruh penyintas jalanan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Penertiban ini mencakup pengamen, badut, manusia silver, hingga anak punk yang kerap beraktivitas di perempatan jalan.
Ratu Dewa menjelaskan, tindakan ini dilakukan untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Wali Kota (Perwali) mengenai ketertiban umum.
"Siapa pun yang ditemukan berkeliaran di jalan dan mengganggu ketertiban, wajib ditertibkan. Identitasnya diperiksa. Tujuannya untuk mencegah munculnya gangguan-gangguan yang membahayakan masyarakat," jelasnya.
Wali Kota juga menginstruksikan Satpol PP untuk bersinergi dengan Dinas Sosial agar penanganan terhadap penyintas jalanan dapat dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya sebatas penindakan tetapi juga pembinaan.
Lebih lanjut, Ratu Dewa menegaskan agar operasi pengawasan tidak hanya terfokus pada jam kerja biasa. Petugas wajib meningkatkan mobilitas patroli di jam-jam yang dianggap paling rawan terjadinya aksi kriminalitas.
"Saya minta patroli dilakukan pada jam rawan, termasuk pukul 9 malam. Tidak boleh ada celah bagi para pelaku untuk kembali beraksi," tegas Ratu Dewa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









