Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto: Tugas Menteri di TPN Hanya Sebagai Pengarah

AKURAT.CO SUMSEL Kabarnya, sejumlah menteri dari Kabinet Indonesia Maju akan bergabung ke dalam Tim Pemenangan Nasional (TPN) pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jendral (Sekjen) PDI Perjuangan, menyatakan bahwa jika seorang menteri bergabung dengan TPN, maka posisinya akan menjadi pengarah.
Hasto menyebut memang ada kemungkinan beberapa menteri akan masuk TPN, namun pihak TPN tetap memprioritaskan semua menteri untuk bertugas membantu Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
Baca Juga: Jokowi Tertawa Saat Ditanyai Telah Tinggalkan PDIP, Ini Kata Sekjen PDIP
Mengutip dari Akurat.co, Hasto menambahkan jika seorang menteri bergabung dengan TPN, mereka akan bekerja hanya sebagai pengarah, bukan sebagai pelaksana strategi pemenangan.
“Membantu Presiden Jokowi dan Wapres Bapak KH Ma'ruf Amin adalah prioritas utama seorang menteri. Kalau toh kami masukkan, itu sebagai pengarah dan itu pun hanya sebagian," jelasnya.
Adapun Hasto menjabarkan jika skala prioritas menteri adalah membantu presiden dan wapres, karena saat ini masih ada tantangan di bidang ekonomi yang harus diselesaikan.
"Apalagi kita melihat tantangan ekonomi yang cukup serius, seperti nilai tukar rupiah yang mengalami pelemahan. Kemudian kecenderungan inflasi, meskipun bapak Presiden mencoba melakukan pengendalian itu," ujarnya.
Sehingga, Hasto menyatakan bahwa para menteri harus berkonsentrasi pada penyelesaian masalah daripada berpartisipasi dalam kampanye.
Sebagai informasi, saat ini baru Menteri Parekraf, Sandiaga Uno yang sudah masuk ke TPN Ganjar-Mahfud sebagai ketua dewan pakar.
[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









