Menyentuh Hati, Isi Surat Rieke Diah Pitaloka untuk Mat Solar Soal Ganti Rugi Tanah Tol Cinere Serpong

AKURAT. CO SUMSEL - Kabar duka datang dari dunia hiburan Indonesia, pelawak Mat Solar atau yang juga dikenal sebagai Bang Juri tutup usia pada Senin (17/3) malam.
Mat Solar meninggal akibat penyakit stroke yang sudah ia derita sejak lama.
Salah satu sahabat Mat Solar, Rieke Diah Pitaloka lawan mainnya di sitkom Bajaj Bajuri tak kuasa menahan kesedihan atas berpulangnya sang sahabat.
Baca Juga: Kenapa Perut Selalu Lapar Saat Puasa di Siang Hari? Ini Penjelasannya!
Ia juga menuliskan surat terbuka sekaligus permintaan maaf karena belum bisa memenuhi janjinya menyelesaikan permasalahan ganti rugi tanah Mat Solar yang dijadikan jalan tol.
Seperti diketahui, tanah Mat Solar terdampak proyek pembangunan jalan tol Cinere-Serpong sudah bergulir sejak tahun 2019.
Namun, hingga kini enam tahun berlalu ganti rugi tanah yang dijanjikan Pemerintah masih mengambang.
Baca Juga: Realme P3 Resmi Debut di India, Hadir dengan Snapdragon 6 Gen 4 dan Baterai 6.000 mAh
Dalam rapat Komisi VI DPR RI dengan Jasa Marga terkait pembahasan arus mudik lebaran 2025 Senin (17/3), Rieke memanfaatkan momen tersebut untuk membahas ganti rugi tanah milik mendiang sahabatnya.
Hal ini diketahui melalui unggahan video Rieke Diah Pitaloka di akun Instagramnya @riekediahp pada Selasa (18/3).
Dalam video tersebut, Rieke mengungkapkan jika tanah itu merupakan hasil jerih payah Mat Solar semasa berkarya di dunia hiburan untuk dijadikan simpanan hari tua.
Baca Juga: Percantik Rumah Saat Lebaran, Ini 5 Tanaman Hias yang Cocok untuk Dekorasi
Sementara itu, pihak Jasa Marga menanggapi dan berjanji akan menuntaskan ganti rugi tanah milik Mat Solar sebelum lebaran 2025.
Belum sempat janji terealisasikan, Mat Solar lebih dulu berpulang pada Sang Pencipta.
Berikut adalah isi lengkap surat terbuka Oneng untuk Bang Juri yang menyentuh hati:
Baca Juga: Nostalgia Lagu Religi 2000-an yang Selalu Menghiasi Bulan Puasa
"Bang Juri itu yang Oneng sampaikan di rapat Komisi VI DPR RI kemarin, Senin 17 Maret 2025 sekitar jam 12 WIB.
Lalu tadi malam jam 22.44 WIB, Idham WA Oneng, " Assalamualaikum tante. Innalillahi wa Innailaihi roji'un. Ayah udah ngga ada tante. Maafin ayah kalau ada salah".
Abang semoga udah denger janji Dirut Jasa Marga, Subakti Syukur, untuk selesaikan kasus tanah Abang sebelum lebaran. Besok sidang perdana perdata di PN Tangerang, Idham yang wakilin Abang di sidang. Bismillah, Bang.
Baca Juga: Harga Emas Hari ini, Antam di Pegadaian Naik Tipis, Emas UBS Justru Turun
Maafin Oneng ya, Bang belum bisa penuhin janji Oneng ke Abang. Maafin juga selama kita bersahabat Oneng sering bikin kesel. Ikhlaskan semua, Bang.
Abang udah ngga sakit lagi sekarang. Pulang dengan tenang bertemu Sang Khalik. Kalau Abang ketemu Emak bilangin Oneng kangen sama Emak.
17 Ramadhan 1446 H, Abang pergi ditemani hujan yang sirami Jakarta. Luruh semua sedih dan sakitmu.
Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan 17 Stadion, Herman Deru: Bumi Sriwijaya Seperti Remaja Kembali
Dari tanah kembali ke tanah. Abang dipeluk bumi. Bunga ditabur, air mawar basuh tubuh kurusmu. Doa doa dibisikkan di pagi teduh, Indah.
Selamat jalan sahabat. Usia boleh berakhir. Persahabatan tak kenal mati. Hati tetap bertaut meski hidup telah usai.
Ngga akan lupa panggilanmu padaku "Oneng, oon, jeding". Rindu tawamu
-Oneng-"
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









