Bukan Hanya Indonesia, 4 Negara Ini Juga Akan Jadi Tempat Uji Coba Vaksin TBC Bill Gates

AKURAT. CO SUMSEL - Indonesia menjadi salah satu negara yang akan menjadi tempat uji coba vaksin untuk penyakit Tuberculosis atau TBC yang didanai Bill Gates.
Dipilihnya Indonesia menjadi tempat uji coba vaksin tersebut ternyata bukan tanpa alasan.
Tingginya penderita TBC di Indonesia disebut menjadi salah satu alasan terkuat.
Baca Juga: Profil Cinta Brian yang Digosipkan Dekan dengan Gisel
Hal ini disampaikan oleh Prof Dr dr Erlina Burhan, seorang Guru Besar Bidang Ilmu Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi UI yang juga terlibat dalam penelitian vaksin TBC dari Bill Gates ini.
Prof Erlina mengatakan, jika saat ini Indonesia merupakan negara dengan kasus TBC tertinggi kedua di dunia dengan perkiraan 1 juta kasus setiap tahunnya.
Di tahun 2024, notifikasi kasus TBC sebesar 90 persen dari total estimasi, yakni 856.420 kasus.
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Gen Z Merasa Lebih Tertekan Dibanding Generasi Lain
Lebih lanjut, Prof Erlina juga mengatakan dengan dijadikannya Indonesia sebagai lokasi uji klinis vaksin menjadi bukti bahwa kemampuan peneliti di Tanah Air sudah diakui dunia.
Uji Klinis Vaksin Sudah Dimulai Sejak 2024
Uji klinis fase 3 vaksin TBC ini ternyata sudah dimulai sejak September 2024 dengan melibatkan peneliti dari sejumlah universitas di Indonesia.
Baca Juga: Lima Barang Wajib Buat Anak Kos Biar Hidup Nggak Suram
Yakni Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Indonesia, FK Universitas Padjadjaran, RS Persahabatan, RS Universitas Indonesia, dan RS Islam Jakarta Cempaka Putih.
Vaksin M72/AS01E-4 merupakan vaksin tuberculosis dengan platform recombinant fusion protein yang dikembangkan oleh GlaxoSmithKline Biologicals, SA (GSK).
Vaksin ini mengandung M72 antigen dan adjuvant AS01E-4.
Baca Juga: Harga Emas Turun Tipis Hari Ini, 9 Mei 2025: Cek Rinciannya di Pegadaian
Uji Klinis Vaksin Tak Hanya Dilakukan di Indonesia
Berdasarkan keterangan dari laman Kemenkes RI, uji klinis vaksin TBC yang didanai Bill Gates ini akan dilakukan di lima negara dengan jumpah partisipan sebanyak 20.081. Diantaranya:
1. Afrika Selatan dengan kontributor terbesar sebanyak 13.071 partisipan
Baca Juga: Absen Dua Kali Berturut-turut, Sidang Mediasi Gugatan Ijazah Palsu Jokowi di Solo Berakhir Deadlock
2. Kenya dengan 3.579 partisipan
3. Indonesia dengan 2.095 partisipan
4. Zambia dengan 889 partisipan, dan
5. Malawi dengan 447 partisipan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









