Mesin Baru APBN: Makan Bergizi Gratis Diprediksi Jadi Penyerap Anggaran Tercepat di Awal 2026

AKURAT.CO SUMSEL – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diproyeksikan tidak hanya sekadar menjadi program sosial, tetapi juga menjadi motor utama realisasi belanja negara pada kuartal I 2026.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, meyakini bahwa penyerapan anggaran untuk program ini akan melesat lebih cepat dibandingkan program pemerintah lainnya.
Optimisme ini muncul melihat pola belanja Badan Gizi Nasional (BGN) yang tetap aktif meski di tengah masa libur sekolah.
Baca Juga: Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dibuka 9 Pertandingan di Pontianak
Berbeda dengan program lain yang biasanya baru "memanas" di pertengahan tahun, MBG justru tancap gas sejak hari pertama kalender fiskal dimulai.
Tetap Berjalan Saat Libur Sekolah
Salah satu faktor pembeda MBG adalah keberlanjutannya.
Baca Juga: 5 Pusat Kuliner yang Wajib Didatangi Pecinta Makanan, dari Pinggir Jalan Sampai dalam Mall
Purbaya menjelaskan bahwa proses pengadaan dan belanja kebutuhan gizi tetap dilakukan meski siswa sedang dalam masa libur panjang.
Langkah ini diambil untuk memastikan pemenuhan gizi anak-anak dan kelompok rentan tidak terputus.
Baca Juga: Jadwal Film Bioskop Palembang 10 Januari 2926, Agak Laen 2 Masih Tayang!
Meski sempat ada jeda singkat pada awal Januari untuk keperluan evaluasi teknis, kembalinya aktivitas sekolah secara normal setelah libur akhir tahun dipastikan akan membuat kurva serapan anggaran melonjak tajam.
Evaluasi 2025 dan Amunisi Jumbo 2026
Kepercayaan diri pemerintah bukan tanpa alasan.
Baca Juga: BPKAD Palembang Catat Realisasi Anggaran 2025 Sebesar 91,67, Bidik Rp4,6 Triliun di 2026
Menilik data tutup tahun 2025, program ini mencatatkan performa yang cukup solid:
- Realisasi 2025: Rp51,5 triliun (72,5% dari pagu Rp71 triliun).
- Manfaat Langsung: Rp43,3 triliun tersalurkan langsung ke masyarakat.
- Penerima Manfaat: Siswa, balita, ibu hamil/menyusui, hingga tenaga kependidikan.
Baca Juga: Harga Global Membaik, Volume Ekspor Karet Sumsel Sepanjang 2025 Tumbuh 4,6 Persen
Memasuki tahun 2026, pemerintah menaikkan pertaruhan secara signifikan dengan mengalokasikan dana jumbo sebesar Rp335 triliun.
Dari total tersebut, Rp268 triliun dikelola langsung oleh BGN, sementara Rp67 triliun sisanya dialokasikan sebagai dana cadangan.
Lebih dari Sekadar Makan Siang
Baca Juga: Jamin Keamanan Pangan, 4.535 Satuan Pelayanan Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Laik Higiene
Lulusnya 4.535 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) menjadi bukti bahwa percepatan belanja ini dibarengi dengan penjagaan mutu.
Dengan anggaran yang masif dan eksekusi yang cepat di awal tahun, MBG diharapkan mampu memberikan efek pengganda (multiplier effect) bagi ekonomi lokal, terutama para penyedia bahan pangan di tingkat daerah.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









