Sumsel

Driver Ojol Sumsel Bersatu Datangi Polda, Tuntut Keadilan untuk Affan Kurniawan

Maman Suparman | 30 Agustus 2025, 11:50 WIB
Driver Ojol Sumsel Bersatu Datangi Polda, Tuntut Keadilan untuk Affan Kurniawan

AKURAT.CO SUMSEL Ribuan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Asosiasi Driver Online (ADO) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar aksi solidaritas di depan Mapolda Sumsel.

Aksi ini sebagai bentuk duka dan tuntutan keadilan atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver ojol yang tewas terlindas mobil taktis Brimob saat demonstrasi di Jakarta.

Para pengemudi mengenakan jaket hijau khas ojol dan membawa spanduk bertuliskan pesan solidaritas.

Mereka menyampaikan orasi penuh haru dan doa bersama untuk almarhum Affan, yang dikenal sebagai sosok pekerja keras pengantar makanan GoFood yang berjuang menghidupi keluarganya.

Ketua DPD ADO Sumsel, Asrul Indrawan, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar unjuk rasa, melainkan seruan moral agar kasus Affan diusut secara transparan dan pelaku mendapat hukuman setimpal.

Baca Juga: Besok ADO Sumsel Turun ke Jalan, Ribuan Ojol Siap Off-Bid dan Kepung Polda

“Kami menuntut keadilan yang besar untuk Affan. Jangan ada penutupan kasus, hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” tegas Asrul, Sabtu (30/8/2025).

Asrul juga mengungkapkan kekecewaan mendalam atas perlakuan yang dialami para driver ojol selama ini, mulai dari tekanan aplikator hingga tragedi yang menimpa Affan.

“Rekan kami bekerja dari pagi hingga siang demi keluarga, tapi kini nyawanya direnggut secara tragis. Ini tidak bisa dibiarkan,” ujarnya.

Dalam aksinya, ADO Sumsel menyampaikan empat tuntutan utama kepada kepolisian: menyatakan duka cita atas meninggalnya Affan, mengusut tuntas tindakan anarkis oknum Brimob, menjamin transparansi pengungkapan kasus, serta menuntut pelaku dihukum seberat-beratnya. Mereka juga meminta Kapolri memberikan perhatian khusus dan bantuan kepada keluarga korban.

Aksi solidaritas berjalan tertib dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Para driver menegaskan bahwa gerakan ini murni perjuangan moral tanpa muatan provokasi.

“Kami ingin aparat berlaku adil dan transparan agar kepercayaan masyarakat tidak runtuh,” tutup Asrul.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia