Klarifikasi BRI Soal Uang Nasabah yang Hilang di Palembang, Tegaskan Tanggung Jawab di Pihak Pengguna

AKURAT.CO SUMSEL PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memberikan klarifikasi terkait laporan seorang nasabah berinisial I.D. yang mengaku kehilangan saldo di rekeningnya, yang dilaporkan terjadi di BRI Unit 5 Ulu, Palembang.
Pihak BRI menegaskan bahwa transaksi tersebut dilakukan melalui aplikasi BRImo dan mengingatkan nasabah untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadinya.
Dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Pemimpin Cabang BRI A Rivai, Dolly Senja Permadi menyampaikan beberapa poin penting terkait kasus tersebut.
"BRI telah melakukan penelusuran dan memastikan bahwa transaksi pada rekening nasabah I.D. dilakukan melalui aplikasi BRImo. Akses ke BRImo hanya dapat dilakukan jika user ID, password, serta PIN dimasukkan secara lengkap. Data tersebut bersifat rahasia dan menjadi tanggung jawab pemilik rekening," ujar Dolly, Rabu (28/5/2025).
Baca Juga: Tak Pernah Transfer, Tapi Saldo Lenyap, Nasabah BRI di Palembang Jadi Korban Transaksi Misterius
Dolly juga menegaskan bahwa BRI tidak pernah meminta informasi rahasia seperti PIN, kode OTP, ataupun password melalui saluran apa pun, baik telepon, pesan teks, maupun media sosial.
"Jika ada pihak yang mengaku dari BRI dan meminta data pribadi seperti PIN, OTP, atau password, itu bisa dipastikan merupakan upaya penipuan. BRI terus berkomitmen meningkatkan keamanan sistem digital demi perlindungan maksimal terhadap dana dan data nasabah," tegasnya.
Lebih lanjut, BRI mengimbau kepada seluruh nasabah untuk selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan digital yang marak terjadi saat ini, serta tidak memberikan data perbankan kepada siapa pun, termasuk kepada oknum yang mengatasnamakan BRI.
"Nasabah yang membutuhkan bantuan atau informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact BRI di 1500017 atau melalui layanan WhatsApp resmi kami di 0812-1214-017 melalui chatbot Sabrina," tutupnya. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









