5 Lagu Religi yang Bikin Nostalgia, Selalu Mengingatkan Suasana Ramadan

AKURAT.CO SUMSEL Lagu religi selalu memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia.
Selain menghadirkan nuansa menenangkan, sejumlah lagu religi juga mampu membangkitkan kenangan masa lalu, terutama saat bulan Ramadan tiba.
Beberapa lagu bahkan tetap populer meski telah dirilis puluhan tahun lalu. Lirik yang menyentuh serta pesan spiritual yang kuat membuat lagu-lagu ini masih sering diputar hingga sekarang.
Berikut lima lagu religi yang sering membuat pendengarnya nostalgia.
1. “Tombo Ati” – Opick
Lagu “Tombo Ati” menjadi salah satu lagu religi paling ikonik di Indonesia.
Baca Juga: Daftar Lengkap Perkiraan Tarif Jalan Tol Pulau Jawa dan Sumatera Libur Lebaran 2026
Dirilis pada era 2000-an, lagu ini berisi nasihat tentang cara menenangkan hati melalui ibadah, seperti membaca Al-Qur'an dan berdzikir. Hingga kini, lagu tersebut masih sering diputar saat Ramadan.
2. “Ramadan Tiba” – Opick
Setiap kali Ramadan datang, lagu “Ramadan Tiba” hampir selalu terdengar di berbagai tempat.
Lagu ini menggambarkan kebahagiaan umat Muslim dalam menyambut bulan suci, sehingga banyak orang langsung teringat suasana Ramadan ketika mendengarnya.
3. “Ketika Tangan dan Kaki Berkata” – Chrisye
Lagu ini merupakan karya yang sangat menyentuh dengan lirik yang dalam tentang pertanggungjawaban manusia atas perbuatannya.
Lagu yang dipopulerkan Chrisye ini menjadi salah satu lagu religi legendaris yang masih dikenang hingga sekarang.
4. “Bila Waktu T’lah Berakhir” – Opick
Lagu ini dikenal dengan liriknya yang penuh makna tentang kehidupan dan kematian.
Pesan spiritual yang kuat membuat lagu ini sering diputar saat momen refleksi, terutama di bulan Ramadan.
5. “Dengan NafasMu” – Ungu
Band Ungu juga memiliki lagu religi yang sangat populer, yakni “Dengan NafasMu”.
Lagu ini mengajak pendengarnya untuk selalu bersyukur atas nikmat kehidupan dan mendekatkan diri kepada Tuhan.
Lagu-lagu religi tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pesan spiritual yang mendalam.
Tak heran jika setiap kali diputar, banyak orang langsung merasakan nostalgia akan suasana Ramadan di masa lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








