Sumsel

Tradisi Imlek dari Masa ke Masa, Pertunjukan Barongsai Sampai Angpao Digital

Septiyanti Dwi Cahyani | 17 Februari 2026, 14:41 WIB
Tradisi Imlek dari Masa ke Masa, Pertunjukan Barongsai Sampai Angpao Digital

 

AKURAT. CO SUMSEL - Perayaan tahun baru Imlek identik dengan berbagai tradisi.

Mulai dari pertunjukan barongsai sampai pemberian angpao.

Dewasa ini, pemberian angpao pun dilakukan secara beragam.

Baca Juga: Kapan Salat Tarawih Pertama Ramadan 1447 H? Ini Jadwal Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

Ada yang memberikan secara konvensional secara langsung menggunakan amplop.

Ada juga yang memberikan secara digital melalui transfer.

Berikut adalah ragam tradisi saat Imlek dari masa ke masa. 

Baca Juga: iPhone 17e Dirumorkan Meluncur 19 Februari 2026, Harga Mulai Rp 10 Jutaan?

Pertunjukkan Barongsai

Pertunjukan barongsai menjadi ikon perayaan Imlek yang dipercaya membawa keberuntungan serta dapat mengusir energi negatif.

Tradisi ini berawal dari legenda makhluk bernama Nian yang ditakuti masyarakat Tiongkok kuno.

Baca Juga: BPNT Tahap 1 2026 Resmi Cair Rp600.000, Berikut Panduan Cek Penerima Bansos Lewat HP

Untuk mengusirnya, warga menggunakan suara keras, warna merah, dan tarian singa yang kemudian dikenal sebagai barongsai.

Sejak saat itu, barongsai identik dengan simbol perlindungan dan awal baru yang penuh harapan.

Sementara warna merah dan emas pada kostumnya pun melambangkan kebahagiaan serta kemakmuran.

Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Turun Tipis di Momen Imlek 2026, Saatnya Borong Logam Mulia?

Membaca Shio

Membaca peruntungan berdasarkan shio juga menjadi tradisi yang dinanti saat Imlek.

Sistem shio terdiri dari 12 hewan yang mewakili siklus tahunan dalam astrologi Tionghoa dan diyakini memengaruhi karakter serta keberuntungan seseorang.

Baca Juga: Ultimatum 7 Hari untuk Vicky Prasetyo, Kasus Dugaan Penipuan Rp700 Juta Masuk Babak Penentuan

Selain hewan, setiap tahun juga dikaitkan dengan lima elemen yakni Kayu, Api, Tanah, Logam, dan Air.

Kombinasi shio dan elemen inilah yang membuat ramalan tiap tahun bisa berbeda, bahkan bagi orang dengan shio yang sama.

Meski bersifat hiburan, tradisi ini tetap menjadi bagian yang melekat dalam perayaan Imlek.

Baca Juga: 5 Baju yang Pas Dipakai saat Imlek, Bikin Tampilan Elegan dan Penuh Makna

Berbagi Angpao

Tradisi berbagi angpao menjadi momen yang paling dinantikan, terutama oleh anak-anak.

Angpao (hong bao) adalah amplop merah berisi uang yang dibagikan saat Tahun Baru Imlek, pernikahan, atau acara khusus lainnya sebagai simbol keberuntungan, kebahagiaan, dan kemakmuran.

Baca Juga: Muhaimin Desak Kepala Daerah Jemput Bola Perbarui Data PBI JKN, Kuota Dicoret Harus Tepat Sasaran

Amplop merah ini melambangkan doa dan harapan baik, sementara warna merah dipercaya membawa keberuntungan serta menangkal energi buruk.

Angpao juga menjadi simbol rasa syukur dan kebersamaan dalam keluarga.

Biasanya, angpao diberikan oleh orang yang sudah menikah kepada anak-anak atau yang belum menikah.

Baca Juga: Sinopsis Antara Mama, Cinta, dan Surga, Kisah Anak Bungsu Keluarga Batak Menembus Tradisi

Menariknya, dalam tradisi tertentu angpao tidak langsung dibuka di depan pemberi sebagai bentuk sopan santun.

Nominal uangnya pun sering kali menghindari angka empat karena dianggap kurang membawa keberuntungan dalam budaya Tionghoa.

Angpao Digital

Baca Juga: Sidang Isbat Digelar Hari Ini, Awal Puasa Ramadan Pemerintah dan Muhammadiyah Berpotensi Berbeda

Seiring perkembangan teknologi, berbagi angpao kini bisa dilakukan secara lebih praktis.

Baik melalui transfer bank ataupun ewallet. (*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.