Sumsel

Kedai Kopi Agam Pisan, dari Gudang Tua Bersejarah Jadi Tempat Ngopi Hits Palembang

St Shofia Munawaroh | 8 April 2025, 21:10 WIB
Kedai Kopi Agam Pisan, dari Gudang Tua Bersejarah Jadi Tempat Ngopi Hits Palembang

 

AKURAT. CO SUMSEL - Ibadah puasa dan lebaran telah berlalu, saatnya kembali ngopi di kedai-kedai kopi hits yang ada di Palembang.

Salah satunya ada Kedai Kopi Agam Pisan yang terletak di tepian Sungai Musi.

Bukan hanya sensasi ngopi berlatarkan landskap Jembatan Ampera dan hamparan Sungai Musi yang akan didapat para pengunjung.

Baca Juga: Timnas Indonesia VS Yaman Menang 4 1, Pasukan Garuda Kunci Tiket Lolos ke Piala Dunia U 17

Nuansa Palembang bergaya tempo dulu dan klasik juga akan dirasakan para pengunjung ketika memasuki kedai kopi ini.

Tak banyak yang tahu, jika bangunan kedai menggunakan bekas bangunan gudang kopi tua di Palembang yang usianya sudah puluhan tahun.

Diketahui, gudang itu terletak di kawasan 13 Ilir Kota Palembang yang telah dibangun sejak 1960, atau hampir berusia 70 tahun.

Baca Juga: Review Film Komang, Adaptasi dari Lagu dan Kisah Nyata Perjalanan Cinta Raim Laode

Kawasan 13 Ilir juga dikenal sebagai Pudat Kota Palembang pada zaman dulu.

Selain itu, kawasan ini juga dikenal sebagai kawasan perdagangan jalur air sejak Kerajaan Sriwijaya masih berdiri.

Selain suasana Palembang tempo dulu, pengunjung juga akan disuguhkan mural-mural bernuansa ajakan menjaga lingkungan ketika nongkrong di kafe ini.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Selasa 8 April 2025, Hujan Rata di Seluruh Sumsel

Salah satunya yang paling mencolok adalah mural berwarna merah putih dengan tulisan 'Jaga Sungai Bersama'.

Dikutip dari akun Instagram resmi kedai kopi Agam Pisan @agampisan.coffeeroasters, ada makna di balik tulisan tersebut yang berkaitan dengan pentingnya arti Sungai Musi bagi masyarakat Palembang.

Sungai Musi merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat Sumatera, khususnya Palembang bahkan sejak zaman Kerajaan Sriwijaya.

Baca Juga: Pria di Palembang Tewas Diserang Tetangga, Diduga Karena Perselisihan Antar Anak

Mulai dari urusan perdagangan, pariwisata, angkutan, sumber air hingga sumber makanan seperti ikan, udang dan lain-lain.

Oleh karenanya, melalui mural tersebut Agam Pisan mengajak semua pengunjung untuk turut menjaga Sungai Musi yang telah memberi kehidupan kepada masyarakat. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.