Kedai Kopi Agam Pisan, dari Gudang Tua Bersejarah Jadi Tempat Ngopi Hits Palembang

AKURAT. CO SUMSEL - Ibadah puasa dan lebaran telah berlalu, saatnya kembali ngopi di kedai-kedai kopi hits yang ada di Palembang.
Salah satunya ada Kedai Kopi Agam Pisan yang terletak di tepian Sungai Musi.
Bukan hanya sensasi ngopi berlatarkan landskap Jembatan Ampera dan hamparan Sungai Musi yang akan didapat para pengunjung.
Baca Juga: Timnas Indonesia VS Yaman Menang 4 1, Pasukan Garuda Kunci Tiket Lolos ke Piala Dunia U 17
Nuansa Palembang bergaya tempo dulu dan klasik juga akan dirasakan para pengunjung ketika memasuki kedai kopi ini.
Tak banyak yang tahu, jika bangunan kedai menggunakan bekas bangunan gudang kopi tua di Palembang yang usianya sudah puluhan tahun.
Diketahui, gudang itu terletak di kawasan 13 Ilir Kota Palembang yang telah dibangun sejak 1960, atau hampir berusia 70 tahun.
Baca Juga: Review Film Komang, Adaptasi dari Lagu dan Kisah Nyata Perjalanan Cinta Raim Laode
Kawasan 13 Ilir juga dikenal sebagai Pudat Kota Palembang pada zaman dulu.
Selain itu, kawasan ini juga dikenal sebagai kawasan perdagangan jalur air sejak Kerajaan Sriwijaya masih berdiri.
Selain suasana Palembang tempo dulu, pengunjung juga akan disuguhkan mural-mural bernuansa ajakan menjaga lingkungan ketika nongkrong di kafe ini.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG Selasa 8 April 2025, Hujan Rata di Seluruh Sumsel
Salah satunya yang paling mencolok adalah mural berwarna merah putih dengan tulisan 'Jaga Sungai Bersama'.
Dikutip dari akun Instagram resmi kedai kopi Agam Pisan @agampisan.coffeeroasters, ada makna di balik tulisan tersebut yang berkaitan dengan pentingnya arti Sungai Musi bagi masyarakat Palembang.
Sungai Musi merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat Sumatera, khususnya Palembang bahkan sejak zaman Kerajaan Sriwijaya.
Baca Juga: Pria di Palembang Tewas Diserang Tetangga, Diduga Karena Perselisihan Antar Anak
Mulai dari urusan perdagangan, pariwisata, angkutan, sumber air hingga sumber makanan seperti ikan, udang dan lain-lain.
Oleh karenanya, melalui mural tersebut Agam Pisan mengajak semua pengunjung untuk turut menjaga Sungai Musi yang telah memberi kehidupan kepada masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Jadwal Timnas Indonesia Vs Vietnam, Laga Penentu Tiket Semifinal Piala AFF U 19 2026
- 3Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 4Kapan PIP Kemendikdasmen Juni 2026 Cair? Pantau Jadwal Penyaluran Termin 2 di Sini
- 5Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 6Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 85 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem








