Luas Perkebunan Kopi Sumsel Capai 266 Ribu Hektar, OKU Selatan Jadi Sentra Utama Produksi

AKURAT.CO SUMSEL Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masih menjadi salah satu sentra utama penghasil kopi di Indonesia.
Berdasarkan data tahun 2024, luas areal tanaman kopi di provinsi ini mencapai 266.643 hektar, dengan dominasi di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan yang tercatat memiliki luas kebun kopi terbesar mencapai 89.248 hektar.
Data Dinas Perkebunan Sumatera Selatan menunjukkan, OKU Selatan menjadi tulang punggung produksi kopi di provinsi ini, disusul Kabupaten Empat Lawang dengan 62.126 hektar, serta Lahat dengan 53.847 hektar.
Ketiga daerah tersebut menyumbang lebih dari 75 persen total luas kebun kopi di Sumsel.
Kopi dari kawasan dataran tinggi Sumsel, terutama jenis Robusta, dikenal memiliki cita rasa khas dengan aroma kuat dan keasaman seimbang.
Baca Juga: Jalan Lintas Empat Lawang–Pagar Alam Lumpuh Total Akibat Longsor
Produk kopi dari wilayah ini telah menembus pasar nasional hingga ekspor ke beberapa negara Asia dan Eropa.
Sementara itu, daerah lain seperti Muara Enim juga memiliki potensi besar dengan luas kebun mencapai 22.475 hektar, disusul Ogan Komering Ulu sekitar 22.099 hektar.
Adapun kota Pagar Alam yang dikenal sebagai salah satu ikon wisata kopi Sumsel memiliki perkebunan seluas 8.074 hektar.
Dengan luas lahan yang mencapai ratusan ribu hektar, sektor kopi diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi hijau Sumatera Selatan, sejalan dengan upaya pemerintah daerah mendorong pertanian berkelanjutan dan wisata berbasis perkebunan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









