Harga Emas Perhiasan Palembang Merosot Tajam Kembali ke Angka Rp16 Jutaan per Suku

AKURAT. CO SUMSEL - Harga emas perhiasan Palembang mengalami penurunan signifikan di akhir pekan.
Penurunan harga mencapai Rp600 ribu per suku.
Dengan demikian, kini harga emas telah kembali ke angka Rp16 jutaan per sukunya.
Baca Juga: Olahraga Kardio yang Efektif Menjaga Kesehatan Jantung dan Bakar Lemak
Berikut rincian harga emas perhiasan Palembang untuk Sabtu, 31 Januari 2026.
Toko Laris Pasar 16
Harga emas di toko Laris turun hingga Rp600 ribu usai melonjak tajam pada Kamis (29/1/2026).
Baca Juga: 5 Rekomendasi Hydrating Toner Terbaik untuk Kulit Lembap dan Sehat
Untuk kalung dan gelang hari ini dibanderol Rp16,7 juta per suku.
Sedangkan untuk cincin dibanderol Rp100 ribu lebih tinggi menjadi Rp16,8 juta per suku.
Harga tersebut sudah termasuk ongkos produksi perhiasan dengan emas kadar 22 karat atau 92 persen.
Baca Juga: Daftar Pejabat OJK yang Mengundurkan Diri Usai IHSG Anjlok Dua Hari Berturut-turut
Toko Anda Palembang
Penurunan harga signifikan juga terjadi di toko Anda.
Hari ini, emas di toko Anda dibanderol Rp16,7 juta per suku atau turun Rp600 ribu dari harga kemarin, Jumat (30/1/2026).
Baca Juga: 5 Larangan Saat Mengunjungi Danau Ranau, Bukan Sekedar Mitos
Harga tersebut berlaku untuk semua jenis perhiasan baik kalung, cincin, dan juga gelang.
Terkait potongan biaya penjualan, kini toko Anda menarifkan potongan 4 persen dari harga emas setelah sebelumnya Rp500 ribu per suku.
Penyebab Harga Emas Berubah-ubah
Baca Juga: Jadwal Bioskop Palembang Minggu 1 Februari 2026, Didominasi Film Luar Negeri
Harga emas masih bisa berubah-ubah setiap waktunya, sekalipun dalam satu hari yang sama.
Biasanya perubahan harga emas dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah ataupun kondisi geopolitik terkini.
Ketegangan antar negara-negara adidaya seperti Amerika Serikat, China hingga Rusia juga bisa menjadi penyebab harga emas mengalami perubahan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









