Harga Emas Perhiasan Palembang Anjlok di Awal Pekan, Kembali ke Angka Rp13,2 Juta per Suku

AKURAT. CO SUMSEL - Awal pekan menuju akhir bulan Oktober, harga emas perhiasan Palembang semakin anjlok.
Hari ini, harga termurahnya bahkan menyentuh Rp13,2 juta per suku.
Momen ini bisa menjadi saat yang tepat bagi Anda yang ingin berinvestasi lewat emas perhiasan.
Kendati demikian, harga emas masih bisa berubah setiap saat bahkan dalam satu hari yang sama.
Berikut adalah rincian harga emas perhiasan Palembang untuk Senin, 27 Oktober 2025.
Toko Emas Laris Pasar 16
Harga emas perhiasan di toko Laris turun cukup signifikan hari ini.
Untuk perhiasan jenis kalung dan gelang dibanderol Rp13,45 juta per suku, sementara cindin dibanderol Rp13,55 juta per suku atau Rp150 ribu lebih murah dibanding akhir pekan lalu, Sabtu (25/10/2025).
Harga tersebut sudah termasuk biaya produksi perhiasan emas kadar 92 persen atau 22 karat.
Baca Juga: Intip Besaran Tukin ASN Kementerian ESDM yang Bakal Dinaikkan Bahlil hingga 100 Persen
Toko Emas Anda Palembang
Sementara itu, harga emas di toko Anda terpanta merosot tajam hari ini.
Penurunan harganya bahkan mencapai Rp200 ribu per suku dibanding akhir pekan lalu, Sabtu (25/10/2025).
Baca Juga: Sinopsis Maju Serem Mundur Horor, Perjuangan 4 Mahasiswa Selesaikan Tugas Akhir Demi Kelulusan
Hari ini, toko Anda menjual emas perhiasan di angka Rp13,2 juta per suku atau setara 6,7 gram.
Harga tersebut berlaku untuk semua jenis perhiasan dan sudah mencakup mencakup biaya penjualan sebesar Rp500 ribu per suku.
Mengapa Harga Emas Bisa Anjlok?
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumsel 27 Oktober 2025, Hujan Petir Melanda Sebagian Wilayah Siang hingga Malam Hari
Anjloknya harga emas perhiasan Palembang pada hari ini mengikuti penurunan harga emas dunia pada Jumat (17/10/2025) pekan lalu.
Pada hari itu, harga emas dunia turun hingga 2,2 persen ke level terendah harian di 4.220,10 dollar AS per ons setelah sebelumnya cetak rekor harga tertinggi.
Sebelumnya, harga emas sempat mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di level 4.378,69 dollar AS per ons.
Baca Juga: Selasa Besok Air Mati, Perumda Tirta Musi Imbau Warga Palembang Siapkan Air Cadangan
Demikian pula yang terjadi di dalam negeri, harga emas Antam pada Sabtu (18/10/2025) merosot hingga Rp 57.000 per gram.
Mengapa hal ini bisa terjadi? Penurunan harga emas terjadi di tengah gelombang aksi ambil untung yang dipicu oleh faktor-faktor pasar eksternal tertentu yang untuk sementara meredakan kecemasan geopolitik dan ekonomi.
Ajay Bagga, seorang pakar perbankan dan pasar menjelaskan beberapa faktor yang mempengaruhi penurunan harga emas hari ini:
Baca Juga: Apa Itu DME yang Disebut Bakal Gantikan Gas LPG di Indonesia?
1. Didorong pergeseran sentimen jangka pendek dan aksi ambil untung alami setelah reli bersejarah.
2. Melunaknya sikap Presiden AS Donald Trump terkait ancaman tarif tinggi terhadap China, yang secara tidak langsung juga turut meredakan ketegangan global.
3. Adanya faktor-faktor struktural termasik dedolarisaso global, akumulasi bank sentral dan lingkungan suku bunga riil yang rendah. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









