Sumsel

Pemerintah Luncurkan 17 Paket Ekonomi 8+4+5 Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Ini Daftarnya

St Shofia Munawaroh | 16 September 2025, 09:35 WIB
Pemerintah Luncurkan 17 Paket Ekonomi 8+4+5 Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Ini Daftarnya

Q

AKURAT. CO SUMSEL - Pemerintah kembali meluncurkan sejumlah program untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakata.

Hal ini diumumkan oleh Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai menghadiri rapat bersama presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin (15/9/2025).

Dalam rapat tersebut, Airlangga mengatakan presiden telah menyiapkan 17 program yang disebut dengan Paket Ekonomi di tahun 2025 ini.

Baca Juga: Sinopsis Gereja Setan, Kisah Seorang Gadis yang Hampir Terjebak Komunitas Sesat

17 paket ekonomi tersebut terdiri dari 8 program akselesari 2025, 4 program lanjutan 2025 dan 5 program terkait penyerapan tenaga kerja. Berikut rinciannya:

Program Akselerasi 2025

1. Program Magang Lulusan Baru

Program ini ditujukan untuk lulusan perguruan tinggi yang akan mendapat uang saku setara upah minimum provinsi sekitar Rp 3,3 juta per bulan selama enam bulan.

Baca Juga: Daftar Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik PLN Selasa 16 September 2025

2. Perluasan PPh 21 DTP untuk Sektor Pariwisata

Berupa perluasan pajak penghasilan pasal 21 ditanggung pemerintah yang ditambah untuk sektor terkait pariwisata sebesar 100% selama tiga bulan di sisa tahun pajak 2025.

3. Bantuan Pangan periode Oktober-November 2025

Baca Juga: BMKG Prediksi Hujan Melanda Sumsel Sepanjang Hari Selasa 16 September 2025

Bantuan diberikan dalam bentuk 10 kg beras, dan bisa ditambah pada Desember jika realisasi anggaran belum optimal.

4. Bantuan Iuran JKK dan JKM bagi kelompok Bukan Penerima Upah (BPU) 

Bantuan ini berupa bantuan iuran JKK dan JKM untuk 6 bulan sebesar 50% bagi pekerja bukan penerima upa, yang di antaranya ialah mitra pengemudi transportasi online atau ojol, ojek pangkalan, supir, kurir, dan logistik.

5. Program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan BPJS Ketenagakerjaan

Baca Juga: Parkir di Bahu Jalan Picu Kecelakaan, Truk Bandel Jadi Sorotan Pemkot Palembang

Berupa relaksasi manfaat bunga KPR/KPA/PUMP/PP maksimum BI Rate plus 3%.

6. Padat Karya Tunai (Cash for Work) 

Disalurkan melalui Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum dalam bentuk upah harian dengan proyek periode September-Desember 2025.

7. Percepatan Deregulasi PP28 (Integrasi Sistem K/L dan RD TR Digital ke OSS) 

Baca Juga: Nil Maizar Beberkan Strategi Kemenangan Sumsel United di Laga Perdana Liga 2

8. Program Perkotaan

bentuknya berupa program perkotaan untuk perbaikan kualitas pemukiman dan penyediaan platform pemasaran untuk gigs economy khususnya UMKM. 

Total anggaran yang disiapkan untuk ke delapan program di atas sebesar Rp16,23 triliun. 

Baca Juga: Kekayaan Lokal yang Terlupakan, Itik Pegagan Digadang Jadi Senjata Sumsel Lawan Stunting  

Program Lanjutan 2026

1. Perpanjangan waktu pemanfaatan PPh Final 0,5% bagi wajib pajak UMKM serta penyesuaian penerima PPh Final 0,5% bagi wajib pajak UMKM. 

2. Perpanjangan PPh 21 DTP untuk Pekerja di Sektor terkait Pariwisata (APBN 2026)

Baca Juga: APBD Muba Naik Rp904 Miliar, Mampukah Kinerja APBD Perubahan Dituntut Tepat Sasaran?

3. PPh Pasal 21 DTP untuk Pekerja di Sektor Industri Padat Karya (APBN 2026) 

4. Diskon iuran JKK dan JKM untuk semua penerima Bukan Penerima Upah (BPU)

Program Penyerapan Tenaga Kerja

Baca Juga: Modus Baru Copet di Pasar 16 Ilir, iPhone 11 Milik Gadis Banyuasin Raib Usai Ditabrak Pelaku

1. Operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan menyerap tenaga kerja di atas 1 juta tenaga kerja pada Desember.

2. Kampung Nelayan Merah Putih ditargetkan jangka panjang menciptakan 200.000 lapangan kerja. 

3. Revitalisasi tambak pantura seluas 20.000 hektar diharapkan menyerap 168.000 tenaga kerja. 

Baca Juga: Bocah 8 Tahun di Palembang Diduga Dianiaya Ayah Teman Saat Bermain Bola

4. Modernisasi 1.000 Kapal Nelayan diharapkan menciptakan 200.000 lapangan kerja. 

5. Perkebunan Rakyat dengan penanaman kembali 870.000 hektar oleh Kementerian Pertanian yang diharapkan membuka 1,6 juta lapangan kerja dalam 2 tahun.(*) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.