Sumsel

Harga Karet Sumsel Naik Tipis, Petani Diingatkan Jangan Abaikan Kualitas Bokar

Kurnia | 10 April 2026, 20:00 WIB
Harga Karet Sumsel Naik Tipis, Petani Diingatkan Jangan Abaikan Kualitas Bokar
Petani karet. (ist)

AKURAT.CO SUMSEL Kenaikan harga karet di Sumatera Selatan (Sumsel) pada akhir pekan dinilai belum signifikan, namun menyimpan pesan penting bagi petani kualitas tetap menjadi penentu utama nilai jual di lapangan.

Berdasarkan data perdagangan SGX–Sicom per Jumat, 10 April 2026, harga karet dengan kadar karet kering (KKK) 100 persen tercatat Rp34.963 per kilogram. Angka ini hanya naik Rp15 dibandingkan hari sebelumnya yang berada di level Rp34.948 per kilogram.

Sekretaris Asosiasi Petani Karet Indonesia (Apkarindo) Sumsel, Rudi Aprian, menyebutkan bahwa kenaikan tipis ini mencerminkan kondisi pasar yang mulai stabil setelah mengalami penguatan di awal pekan.

“Pergerakan harga cenderung datar di akhir pekan. Ini menandakan pasar sedang dalam fase konsolidasi, meski tren kenaikan masih terjaga,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Baca Juga: Niat Menonton, Remaja di Palembang Malah Jadi Korban Penganiayaan Brutal

Di tengah kondisi tersebut, Rudi menekankan pentingnya peran petani dalam menjaga kualitas bahan olahan karet (bokar).

Menurutnya, kualitas karet menjadi faktor krusial yang dapat menentukan tinggi rendahnya harga yang diterima petani, bahkan saat harga global sedang naik.

Ia mengingatkan agar bokar yang dihasilkan bebas dari kotoran dan tidak tercampur bahan lain yang dapat menurunkan kadar karet kering.

“Semakin tinggi KKK, maka kualitas karet semakin baik. Kandungan air yang rendah akan membuat harga jual lebih tinggi di tingkat petani,” jelasnya.

Adapun rincian harga berdasarkan kadar karet kering saat ini yakni KKK 100 persen Rp34.963/kg, KKK 70 persen Rp24.474/kg, KKK 60 persen Rp20.978/kg, KKK 50 persen Rp17.482/kg, KKK 40 persen Rp13.985/kg, dan KKK 30 persen Rp10.489/kg.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia