Harga Buyback Emas Antam Cenderung Lebih Murah, Ternyata Ini Alasannya

AKURAT. CO SUMSEL - Kalau diperhatikan, harga buyback emas khususnya emas antam pasti akan cenderung lebih murah dibanding harga belinya.
Tak jarang hal ini membuat para konsumen atau masyarakat bingung saat mereka ingin menjual kembali emas antam miliknya.
Ternyata, ada banyak faktor yang mempengaruhi harga buyback antam bisa jatuh atau lebih murah daripada saat kita membelinya.
Baca Juga: Ratu Dewa Dorong Warga Ubah Gaya Hidup: Bawa Tas Sendiri dan Dukung Bank Sampah
Mulai dari fluktuasi sampai kondisi internal PT Antam sendiri.
Yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
PT Antam adalah Produsen Sekaligus Penjual
Baca Juga: Jelang Puncak Haji, Kemenag Sumsel Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem
Peran PT Antam Tbk di tengah masyarakat adalah produsen sekaligus penjual emas (produk) mereka sendiri.
Sebagai produsen, Antam menetapkan harga jual produk mereka melalui gerai resmi Logam Mulia. Dimana hargan yang ditetapkan mencakup biaya produksi, distribusi dan margin keuntungan.
Saat konsumen membeli emas, mereka akan membayar harga tersebut.
Baca Juga: Libur Panjang, Trafik Kendaraan di Tol Trans Sumatera Naik 20,53 Persen
Namun, saat konsumen ingin menjual kembali emasnya (buyback), Antam juga harus mempertimbangkan biaya operasional dan keuntungan.
Hal inilah yang membuat harga buyback ditetapkan lebih rendah.
Fluktuasi Harga Emas Dunia
Baca Juga: Stunting di Sumsel Turun Signifikan, Jadi Provinsi Kedua Terbesar dalam Penurunan Kasus Nasional
Seperti yang diketahui, harga emas mengalami perubahan atau fluktuasi setiap waktu.
Begitu juga dengan harga jual emas antam yang mengikuti harga emas dunia.
Namun, sayangnya harga buyback tidak selalu langsung menyesuaikan karena kebijakan internal PT Antam dan kondisi pasar domestik.
Baca Juga: Cuaca Panas Picu Karhutla di Ogan Ilir, 2 Hektar Lahan Terbakar
Spread Harga
Spread adalah selisih antara harga beli dan harga jual, dalam hal ini harga buyback.
Idealnya, spread tidak boleh terlalu lebar agar konsumen tidak merasa dirugikan.
Baca Juga: Imbas Longsornya Tambang Gunung Kuda Bobos Cirebon, Dedi Mulyadi Bakal Tutup Permanen Perusahaan
Kebijakan Internal Antam dan Kondisi Pasar
Jika permintaan terhadap emas menurun, Antam mungkin menurunkan harga buyback untuk mengurangi stok.
Namun sebaliknya, jika permintaan meningkat, harga buyback juga bisa naik.
Hanya saja, tetap perlu diingat bahwa perubahan harga buyback tidak selalu secepat perubahan harga jual.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Bansos PKH Juni 2026 Cair Kapan? Ini Aturan Jadwal, Besaran Nominal hingga Cara Cek Penerima
- 2Harga Karet Sumsel Tembus Rp41 Ribu per Kg, Petani Nikmati Kenaikan Tertinggi dalam Beberapa Tahun Terakhir
- 3Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 dengan Jam Tayang WIB
- 4Daftar Harga BBM Terbaru di Sumsel, Dexlite dan Pertamina Dex Turun Lagi
- 55 Tuntutan Mahasiswa dalam Demo di Bundaran HI Jakarta Hari Ini
- 6Jadwal Piala Dunia 2026: Qatar vs Swiss, Brazil Hadapi Maroko, hingga Haiti Tantang Skotlandia
- 7Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berlaku Mulai 10 Juni 2026, Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter
- 8Bansos BPNT Juni 2026 Cair Kapan? Ini Cara Cek Status Penerima, Nominal, dan Jadwal Pencairan
- 9Vivo S60 Series Resmi Meluncur, Usung Baterai 7.200mAh dan Layar 144Hz
- 10Cuaca Palembang Makin Terik, BMKG Ungkap Penyebab Suhu Terasa Ekstrem








